Freeport Bangun Smelter Tembaga Terbesar di Dunia, Tony: Kapasitas 1,7 juta Ton!

  • Bagikan

Regional.co.id, JAKARTA: PT Freeport Indonesia membangun fasilitas smelter pengolahan biji tembaga terbesar di dunia dengan kapasitas 1,7 juta ton konsentrat dan nilai investasi mencapai US$3 miliar atau sekitar Rp42 triliun yang berlokasi di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Java Integrated and Industrial Port Estate (JIIPE) Gresik, Jawa Timur.

Menurut Tony Wenas, Presdir PT FI, fasilitas tersebut merupakan kewajiban dalam IUPK perusahaan untuk membangun satu smelter baru serta bagian dari hasil negosiasi soal hasil divestasi antara FI dan Pemerintah Indonesia.

“Smelter tembaga ini akan menjadi salah satu smelter tembaga terbesar di dunia dengan kapasitas 1,7 juta ton di JIIPE Gresik, dan total kapasitasnya mencapai 2 juta ton konsentrat tembaga yang dapat diolah di dalam negeri,” ujarnya dalam Webinar Peran dan Tantangan KEK dalam Menunjang Ekspor, kemarin.

BACA JUGA:   Tutup Pabrik Kompresor di Singapura, Panasonic Pecat 700 Karyawan

Fasilitas di JIIPE ini, lanjut Tony, juga akan dibuat untuk pengolahan lumpur anoda yang dihasilkan smelter tembaga di JIIPE maupun smelter tembaga di PT Smelting. Lumpur anoda ini, kandungannya ada unsur emas dan perak itu juga akan diolah di dalam negeri.

Pada saat merencanakan pembangunan smelter tembaga ini, kata dia, ada beberapa opsi yang dibahas dan beberapa tempat untuk dilakukan kajian yaitu lahan di lokasi PT Petrokimia dan KEK JIIPE. Ada banyak hal yang harus dipertimbangkan sebelum diputuskan lokasi pembangunannya.

“Proyek ini sangat besar, dengan nilai Capex hampir US$3 miliar dan tentu pemilihan lokasi harus hati-hati. Kajian kami lakukan dengan melihat kesiapan lahan, perizinan, legalitas dan infrastruktur pendukung. Total lahan yang kami sewa sekitar 100 hektar,” papar Tony.

BACA JUGA:   DN KEK: Ada 4 Kategori Hasil Evaluasi

Sementara itu Haryanto Adikoesoemo, Presdir PT AKR Corporindo, pengelola KEK JIIPE, menegaskan komitmennya dalam menyediakan fasilitas terbaik bagi seluruh tenant kawasan termasuk PT Freeport Indonesia yang akan berinvestasi sangat besar di dalam kawasan.

“JIIPE saat ini menjadi KEK paling terintegrasi di Indonesia. Kami punya pelabuhan laut dalam, terintegrasi dengan jalan tol, dan sebentar lagi tersambung dengan kereta api. Seluruh utilitas kami miliki dan sudah terkoneksi dengan baik,” kata dia. (SYS)

  • Bagikan
126 views