Penjualan Mobil Meningkat, Sri Mulyani Perpanjang Diskon PPn-BM Hingga Akhir 2021

  • Bagikan

Regional.co.id, JAKARTA: Menteri Keuangan Sri Mulyani kembali memperpanjang pemberian diskon pajak Penjualan Barang Mewah (PPnBM) mobil hingga akhir tahun 2021. Diskon pajak mobil ini seharusnya berakhir pada Agustus 2021. 

“Perpanjangan insentif dilakukan untuk menstimulasi konsumsi masyarakat kelas menengah seiring dengan perkembangan positif penanganan pandemi Covid-19,” kata Kepala Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan  Febrio Kacaribu dalam keterangan tertulisnya, Jumat (17/9).

Keputusan ini tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan Nomor 120/PMK 010/2021. Insentif yang diperpanjang meliputi tiga jenis diskon untuk kriteria mobil, yakni:

  1. Diskon pajak 100% untuk segmen kendaraan bermotor penumpang dengan kapasitas mesin sampai dengan 1.500 cc.
  2. Diskon 50% untuk kendaraan bermotor penumpang 4×2 dengan kapasitas mesin di atas 1.500 cc sampai dengan 2.500 cc.
  3. Diskon 25% untuk kendaraan bermotor penumpang 4×4 dengan kapasitas mesin di atas 1.500 cc sampai dengan 2.500 cc.
BACA JUGA:   Pertamina Jadi Sponsor Utama, Sirkuit Mandalika Berubah Nama

Adapun untuk kelebihan PPnBM atas pembelian kendaraan bermotor pada September 2021, menurut dia, akan dikembalikan oleh Pengusaha Kena Pajak (PKP) yang melakukan pemungutan.

Febrio menjelaskan, dampak pemberian insentif ini membantu meningkatkan penjualan ritel untuk kendaraan mobil. Pada Januari-Juli, penjualan mobil tumbuh 38,5% dari periode yang sama tahun lalu. Peningkatan permintaan juga mendorong kenaikan dari sisi produksi yang melonjak 49,4%.

Sampai dengan Agustus 2021 lalu, penjualan mobil domestik mencapai 83 ribu unit, jumlah ini meningkat dibandingkan Juli sebanyak 66 ribu unit. Kebijakan pembebasan PPN-BM terbukti berhasil mendorong permintaan mobil oleh konsumen dalam negeri. (SYS)

BACA JUGA:   Ternyata Ini Penyebab Harga Mobil Listrik Masih Mahal!

  • Bagikan
34 views