Bali Dibuka Oktober, Sandiaga: Batam Bintan Giliran Berikutnya!

  • Bagikan

Regional.co.id, JAKARTA: Pemerintah semakin serius untuk membuka akses masuk wisatawan asing ke Batam dan Bintan setelah Bali yang mulai dibuka mulai Oktober nanti.

Sandiaga S. Uno, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, mengatakan kementerian masih terus memantau perkembangan destinasi pariwisata nasional untuk persiapan pembukaan akses bagi wisatawan asing.

“Bali sudah dipersiapkan untuk menerima turis pada Oktober mendatang, selanjutnya destinasi lain yang sudah masuk urutan berikutnya adalah Batam, Bintan, dan 18 destinasi prioritas lain,” ujarnya saat Weekly Press Briefing di Jakarta, awal pekan lalu.

Sandiaga menambahkan khusus untuk Batam dan Bintan memang tengah dipersiapkan untuk menerima turis dalam waktu tidak terlalu lama. Kedua kawasan telah menyusun serangkaian agenda pariwisata seperti Nongsa Sensation di Batam dan Kawasan Lagoi di Bintan.

BACA JUGA:   Resmikan Tourism Creativity Centre di Danau Toba, Sandiaga Kejar Target 4,4 Juta Lapangan Kerja

Sejak pandemic melanda dunia, sektor pariwisata memang paling terpuruk akibat tertutupnya akses perbatasan bagi lalu lintas wisatawan. Pemerintah sudah melakukan berbagai upaya untuk menghidupkan kembali wisata Bali, Batam, dan Bintan.

Sejumlah kebijakan juga diterbitkan sejak April lalu seperti zona travel corridor di Batam Bintan dengan memberikan akses terbatas bagi turis di kawasan Lagoi dan Nongsa. Namun, upaya itu gagal karena kasus Covid semakin parah.

Kementerian Koordinator Perekonomian juga tak kurang berupaya seperti membuat pertemuan para Menteri ekonomi di Bali dan Bintan pada 2020 lalu. Sandiaga juga sejak dilantik menjadi Menteri tak henti berkunjung di destinasi prioritas untuk memetakan permasalahan yang dihadapi para pelaku pariwisata.

BACA JUGA:   Di tengah Ancaman Resesi, 1,6 Miliar Turis Global Tetap Liburan Tahun Depan

Hotel Dijual

Salah satu dampak kehancuran sektor ini akibat Covid adalah maraknya penjualan hotel dan apartemen di marketplace selama kurun waktu setahun terakhir.

Penelusuran yang dilakukan Regional Newsroom di Batam, Bali, dan Jakarta, sekitar 700-an hotel dan apartemen dijual dengan harga yang beragam. Di Jakarta, sekitar 400-an hotel dijual termasuk Hotel Ritz Carlton yang dilego dengan harga Rp3 triliun. Di Bali tercatat sebanyak 300-an hotel dijual dan di Batam sekitar 22 unit hotel dijual termasuk Hote Radisson yang dilepas seharga Rp 1 triliun.

Kondisi serupa juga terjadi di kota-kota lain selain Batam, Bali, dan Jakarta kendati jumlah unit hotel yang dijual tidak sebanyak di dua kota besar tersebut. (SYS)

BACA JUGA:   Mau Jalan-Jalan Ke Jepang Tanpa Visa, Simak Cara Berikut!
  • Bagikan
101 views