Moncer, Ekonomi Riau Triwulan III-2021 Tumbuh 4,59%

  • Bagikan

Regional.co.id, PEKANBARU: Ekonomi Provinsi Riau selama triwulan III-2021 tumbuh 4,59% (q-to-q) dibanding triwulan sebelumnya ditopang oleh pertumbuhan yang terjadi pada sebagian besar lapangan usaha.

Dibandingkan triwulan III-2020, ekonomi juga tumbuh 4.10%, dan jika dihitung tanpa migas, Riau masih menunjukkan pertumbuhan positif 4,98%. Pencapaian Riau ini bahkan melampaui angka pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 1,55% (q-to-q) dan 3,51% (y-to-y).

Besaran PDRB Riau atas dasar harga berlaku (AHDB) pada triwulan lalu sebesar 216,47 triliun dan atas dasar harga konstan (ADHK) sebesar Rp129,27 triliun.

Data perkembangan perekonomian triwulan yang dirilis BPS Riau per November 2021, menunjukkan kontribusi sektor jasa Kesehatan dan kegiatan social yang tumbuh 16,34% dan jasa perusahaan 15,96%.

BACA JUGA:   Soal Kisruh Rempang, Pemerintah Akui Melakukan Tindakan Kurang Etis Terhadap Warga

Sementara itu sektor industry pengolahan dan pertanian, kehutanan, dan perikanan yang memiliki peran dominan dalam struktur ekonomi berkontribusi sebesar 5,41% dan 8,43%.

“Struktur PRDB Riau berdasarkan lapangan usaha atas dasar harga berlaku pada triwulan III-2021 ini tidak menunjukkan perubahan berarti di mana industry pengolahan masih mendominasi sebesar 27,91%, diikuti pertanian 27,20%, pertambangan dan penggalian 20,12%, perdagangan besar dan eceran 9,63%, dan konstruksi 8,92%,” tulis laporan tersebut.

Jika dibandingkan tren triwulan I-III 2021 dan 2020, pertumbuhan yang signifikan dialami oleh sektor usaha jasa akomodasi dan makan minum. Pada 2020, sempat terpuruk -71,52% namun pada triwulan II-2021 tumbuh positif 14,94% dan berlanjut pada triwulan III menjadi 12,98%.

BACA JUGA:   Gallant Ventures Ltd, Mengelola Kawasan Industri, Resort, hingga Sirkuit Internasional

Begitu juga disektor transportasi dan pergudangan, pada 2020 anjlok hingga -24,37% dan memasuki 2021 tumbuh positif 0,80% (TW-II) dan 1,71% (TW-III).

Kondisi yang smaa dialami juga oleh sektor perdagangan, reparasi mobil dan motor yang sempat tumbuh negative 13,55% pada 2020, dan berangsur pulih menjadi 7,28% pada triwulan III lalu.

Dibandingkan provinsi lain di Sumatera, Riau berada di posisi ketiga dibawah Bangka Belitung yang tumbuh 6,11%, dan Jambi 5,91%. Sementara Kepulauan Riau berada di posisi 7 dengan 2,97%.

Secara agregat, pertumbuhan ekonomi Sumatera tercatat sebesar 3,78% dan ditinjau dari kontribusi PDRB, Provinsi Riau dan Sumatera Utara memiliki kontribusi tertinggi masing-masing 23% dan 23,21%, sedangkan yang terendah adalah Bengkulu sebesar 2,11%.

BACA JUGA:   Rusuh! Job Fair Batam 2022 Dihentikan Sementara
  • Bagikan
91 views