Kelola Bandara Hang Nadim Selama 25 Tahun, AP I Kuasai 51% Saham PT BIB

  • Bagikan

Regional.co.id, JAKARTA: Pasca penandatanganan kerjasama pengelolaan Bandar Udara Hang Nadim Batam antara BP Batam selaku pemiik asset dengan PT Bandara Internasional Batam sebagai badan usaha pelaksana (BUP) dari Konsorsium Incheon-PT Angkasa Pura I-PT Wijaya Karya Tbk, publik tentu penasaran berapa pembagian saham masing-masing entitas.

Sebagai perusahaan terbuka, PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) tentu wajib melaporkan aksi korporasi kepada publik tentang penambahan portfolio bisnis perseroan dibidang kebandarudaraan di Indonesia.

Dalam BUP yang dibentuk pada 20 Desember 2021 tersebut, PT Wijaya Karya Tbk memperoleh 19% saham, sedangkan dua anggota konsorsium lainnya yaitu PT Angkasa Pura I mendapat 51% saham dan Incheon International Airport Corporation (IIAC) mendapat 30% saham.

BACA JUGA:   Sistem Kelistrikan Pulih, PLN Batam Pastikan Tidak ada Pemadaman

“Masing-masing Pemegang Saham Pendiri BUP nantinya akan melakukan penyertaan sesuai dengen porsi kepemilikan saham dalam BUP dengan memperhatikan ketentuan Peraturan Perundang-Undangan yang berlaku,” ujar Mahendra Vijaya, Sekretaris Perusahaan WIKA dalam surat keterbukaan informasi yang diterima Regional Newsroom, hari ini (23/12).

Pembentukan BUP tersebut dilakukan untuk menjalankan kegiatan usaha bidang kebandarudaraan sebagai kewajiban pemenang tender Proyek Kerjasama Pemerintah Badan Usaha (KPBU) di Bandara Hang Nadim Batam.

“Bahwa pelaksanaan pembentukan BUP sebagaimana tersebut di atas memberikan dampak yang positif bagi keberlangsungan kegiatan usaha Perseroan dengan adanya penambahan portofolio bisnis Perseroan di bidang kebandarudaraan, serta memberikan nilai tambah melalui investasi yang dilakukan Perseroan, dengan tetap memperhatikan prinsip tata kelola perusahaan yang baik dan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” kata Mahendra.

BACA JUGA:   3 Peritel Listrik Berhenti, SP Group Jamin Tidak Ada Pemadaman Listrik Di Singapura

Sehari sebelumnya, Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam (BP Batam) melakukan penandatanganan kerjasama pengelolaan bandara Hang Nadim dengan PT Bandara Internasional Batam.

Penandatangan tersebut sekaligus menandai dimulainya pengelolaan dan pengembangan bandara Hang Nadim oleh konsorsium tersebut selama 25 tahun.

Rencana investasi yang akan dikucurkan untuk modernisasi dan pengembangan infrastruktur bandara diperkirakan mencapai Rp6,9 triliun. Masing-masing anggota konsorsium berkomitmen untuk menyetorkan modal sesuai porsi saham dalam PT BIB sebagai BUP pengelolaan Hang Nadim.

  • Bagikan
401 views