Airlangga Pastikan Dana Awal IKN Rp45 Triliun Tidak Masuk PEN 2022

  • Bagikan
Gambar konsep Ibu Kota Negara (IKN) di Kalimantan Timur

Regional.co.id, JAKARTA: Pemerintah memastikan pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara di Kalimantan Timur tidak menggunakan dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) 2022 melainkan melalui anggaran yang ada di Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Hal ini disampaikan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam keterangan pers di Jakarta awal pekan ini.

“Untuk fase pertama itu diperkirakan membutuhkan dana sebesar Rp 45 triliun, namun dana ini dana yang secara bertahap tergantung pada kebutuhan dan progres,” ujar Airlangga.

Menurutnya, dana PEN 2022 yang sudah diputuskan sebesar Rp 451,64 triliun. Terdiri dari tiga bidang. Meliputi bidang kesehatan Rp 125,97 triliun, dana perlindungan masyarakat Rp 150,8 triliun, dan penguatan ekonomi Rp 174,87 triliun. Dari ketiga bidang itu, ekonomi berkaitan dengan pembangunan infrastruktur, ketahanan pangan, Teknologi Informasi dan Komunikasi, UMKM, investasi pemerintah, dan perpajakan.

BACA JUGA:   Kejar Target, Otorita IKN Grounbreaking Proyek Tahap 4

“Jadi saya sampaikan dana (pembangunan IKN) itu yang ada di Kementerian PUPR, dan dana PEN saat sekarang tidak ada tema untuk IKN,” pungkasnya.

Merujuk Buku Saku Pemindahan IKN, agenda kegiatan pada periode 2022-2024 akan dilakukan pemindahan tahap awal ke Kawasan IKN. Ditunjang dengan pembangunan infrastruktur utama seperti Istana Kepresidenan, Gedung MPR/DPR RI dan perumahan, juga meliputi pemindahan ASN tahap awal. Serta pembangunan dan beroperasinya infrastruktur dasar untuk 500.000 penduduk tahap awal. (SYS/Kompascom)

  • Bagikan
168 views