WIKA Setor Modal Rp110 Miliar Untuk Pengembangan Bandara Hang Nadim

  • Bagikan
Bandara Hang Nadim, Batam dikelola oleh konsorsium Angkasa Pura II-Incheon-Wijaya Karya

Regional.co.id, JAKARTA — PT Wijaya Karya (Persero) Tbk. (WIKA) menyetorkan modal awal kepada PT Bandara Internasional Batam (BIB) sebesar Rp100,46 miliar atau setara 19% total modal yang disetorkan. Adapun, emiten dengan kode saham WIKA tersebut tergabung dalam konsorsium pemenang lelang proyek KPBU Bandara Hang Nadim.

“Perseroan selaku pemegang saham 19% PT Bandara Internasional Batam bermaksud untuk melakukan setoran modal sebesar Rp110,46 miliar,” tulis Sekretaris Perusahaan WIKA Mahendra Vijaya dalam keterbukaan informasi, dikutip Rabu (23/2).

Transaksi ini rencananya dilaksanakan dalam 2 rangkaian penyetoran, dengan setoran pertama sebesar Rp49,88 miliar dan setoran kedua sebesar Rp60,58 miliar. Berdasarkan POJK 42/2020 tentang Transaksi Afiliasi dan Transaksi Benturan Kepentingan, rencana transaksi tersebut merupakan transaksi afiliasi karena WIKA merupakan salah satu pemegang saham PT BIB dengan kepemilikan sebesar 19%.

BACA JUGA:   Memicu Kontroversi, Luhut Bilang Ekspor Pasir Tidak Merusak Lingkungan

Wijaya Karya bersama PT Angkasa Pura I (Persero) dan Incheon International Airport Corporation telah membantuk konsorsium dan telah ditetapkan sebagai pemenang pelelangan proyek kerja sama pemerintah dengan badan usaha (KPBU) Bandar Udara Hang Nadim berdasarkan surat badan pengusahaan kawasan perdagangan bebas dan pelabuhan bebas Batam nomor: -31/KA/BU.01/3/2021 tanggal 30 Maret 2021.

Pembentukan Konsorsium tersebut akhirnya menyepakati badan usaha pelaksana (BUP) PT BIB yakni PT Angkasa Pura I memegang 51% saham BIB, kemudian Incheon International Airport Corporation sebasar 30%, dan Wijaya Karya 19%.  

Diberitakan sebelumnya, PT Wijaya Karya Tbk menargetkan pendapatan deviden sebesar Rp33,622 miliar pada tahun ke-11 dari kepemilikan 19% saham di PT Bandara Internasional Batam (BIB), pengelola Bandara Hang Nadim Batam.

BACA JUGA:   Airlangga Pastikan Dana Awal IKN Rp45 Triliun Tidak Masuk PEN 2022

Hasil kajian perseroan dalam keikutsertaan dalam konsorsium bersama PT Angkasa Pura I, Incheon International Airport Corporation, WIKA memproyeksikan penerimaan deviden dari pengelolaan Bandara Hang Nadim akan dimulai pada tahun ke-11 dengan nilai Rp176,96 miliar dan porsi WIKA diperkirakan sebesar Rp33,622 miliar.

Adapun sisanya sebesar Rp143,34 miliar dibagi oleh Angkasa Pura I yang menguasai 51% saham dan Incheon sebesar 30% saham.

  • Bagikan
195 views