Nestapa Kawasan Industri di Pesisir Timur Sumatera (Bagian 1)

  • Bagikan
Hamparan lahan di kawasan industri Aceh Ladong, Provinsi Nangroe Aceh Darussalam. Lokasinya yang dekat Selat Malaka berpotensi menarik investor

Data Kementerian Perindustrian RI menyebutkan sampai dengan 2021 ini terdapat 131 kawasan industry yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia mulai ujung Aceh hingga Papua. Terjadi peningkatan yang cukup tinggi selama kurun waktu 2016 yang hanya 86 kawasan menjadi 131 pada 2021 atau naik 47,3%.

Sedangkan dari sisi luasan juga terjadi peningkatan sebesar 53,1% dari 39.000 hektar pada 2016 menjadi 59.800 hektar pada 2021.

Berdasarkan wilayah, kawasan industri di luar Jawa mengalami peningkatan tinggi dari 17,5% menjadi 37% pada tahun 2021. “Bahkan presentase luas kawasan industri di luar Jawa lebih tinggi dibandingkan dengan di Jawa, karena di luar Jawa ketersediaan lahan masih relatif luas,” kata Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita dalam Musyawarah Nasional (Munas) VIII Himpunan Kawasan Industri (HKI) Indonesia, awal September lalu.

Untuk wilayah Sumatera, terdapat 36 kawasan industri yang menyebar dari Aceh yaitu Kawasan Industri Aceh Ladong yang dikelola PT Pembangunan Aceh. Kemudian di Sumatera Utara, mulai dari Kawasan Industri Medan, Medanstar Industrial Estate, dan KEK Sei Mangkei.

Di Riau ada KI Tenayan (Pekanbaru), KI Tanjung Buton (Siak), dan KI Dumai (Dumai), di Sumbar ada Padang Industrial Park, di Bangka Belitung ada KI Saday, di Lampung ada KI Lampung dan Way Laga BizPark. Sedangkan Provinsi Kepulauan memiliki kawasan terbanyak yaitu 25 kawasan di Batam dan 1 kawasan di Bintan.

BACA JUGA:   Putaran Uang Narkoba

Di luar kawasan industri, ada juga yang berstatus sebagai Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas yaitu Sabang (Aceh), Batam Bintan Karimun, dan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di Arun-Lhokseumawe (Aceh), KEK Sei Mangkei (Sumut), KEK Tanjung Api Api (Sumsel), KEK Nongsa dan KEK BAT (Kepri).

Total luas kawasan industri di Sumatera berdasarkan catatan Kementerian Perindustrian seluas 9.105 hektar, di Jawa seluas 40.549 hektar dengan 95 kawasan, di Kalimantan dengan 2.374 hektar dan Sulawesi 3.832 hektar.

Jika dilihat dari sisi lokasi geografis, seharusnya wilayah pesisir timur Sumatera merupakan kawasan paling potensial karena paling dekat dengan alur pelayaran global Selat Malaka. Di wilayah ini terdapat beberapa kawasan yaitu KI Aceh Ladong, KEK Arun Lhokseumawe, KI Kuala Tanjung, KI Dumai, dan KI Tanjung Buton, termasuk FTZ Batam Bintan Karimun yang tepat berada di ujung selat.

Namun jika melihat performa kawasan industry tersebut ternyata masih belum optimal. Contoh, KI Aceh Ladong. Kawasan ini ditetapkan sebagai kawasan unggulan oleh Pemerintah Provinsi Aceh. Berjarak 20 kilometer dari Banda Aceh, kawasan ini memiliki luas areal 66 hektar yang diperuntukkan bagi aneka industri.

BACA JUGA:   Jangan Iri Ya! Presiden Jokowi Kucurkan Triliunan Rupiah Untuk Kembangkan KIT Batang

Salah satu keunggulan kawasan ini adalah kedekatannya dengan Selat Malaka, sekitar 28 km ke Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda, 10 km ke Pelabuhan Malahayati, 30 km ke pelabuhan Ulee Lheu. Dalam rencana Master Plancore business KI Ladong adalah penyewaan lahan, penyewaan bangunan, unit perkantoran, unit multi fungsi, unit warehouse, dan pengelolaan limbah industry dengan total rencana investasi Rp196,4 miliar.

Adapun zonasi tenan yang ada di Master Plan KI Ladong adalah zona industri makanan halal, manufaktur, logistik, dan industri kimia. Adapun luasan untuk masing-masing zona adalah: perkantoran ±1,5 ha; area IPAL ±7,4 ha; area rusunawa ±2,7 ha; area publik/RTH ±2,3 ha; fasilitas umum ±1,1 ha; lahan komersial ± 51.98 ha. 

Hingga hari ini, KI Ladong belum juga berkembang. Rencana pembangunan sarana infrastrukturnya juga masih tersendat.

Bergeser ke selatan, ada KI Tanjung Buton di Kabupaten Siak. Buton masuk kawasan strategis nasional dan juga unggulan Pemerintah Kabupaten Siak. Total lahan disiapkan mencapai 3.000 hektar, namun yang masuk pengelolaan kawasan sekitar 200 hektar.

KI Tanjung Buton pernah menjalin kerjasama dengan investor Malaysia dan membentuk usaha patungan bernama Siak Industrial Park (SIP) dengan luas lahan 50 hektar. Namun kerjasama tersebut masih tersendat sampai hari ini karena pandemic.

BACA JUGA:   Investasi Hilirisasi Kuarsa di Pulau Rempang, Akankah Terwujud?

Secara geografis, Buton berbeda dengan Aceh Ladong. Lokasi Tanjung Buton diapit Pulau Pedang dan Pulau Bengkalis. Hingga hari ini pengelola Tanjung Buton masih kesulitan mengembangkan kawasan tersebut apalagi pengelola kawasan pernah bermasalah hukum yang mengakibatkan dana APBD untuk pengembangan kawasan tidak termanfaatkan secara optimal.

Muhammad Suharto, Direktur KI Tanjung Buton, mengungkapkan kawasan tersebut sudah melalui beberapa kajian dan studi kelayakan oleh lembaga yang ditunjuk pemerintah. Namun implementasinya tidak semudah yang dibayangkan.

“Beberapa calon investor sudah pernah menjajaki untuk berinvestasi di dalam kawasan. Hanya saja belum ada yang terealisasi hingga saat ini,” kata dia.

Berbeda dengan KI Buton, Kawasan Industri Dumai yang berada di satu pesisir dengan Buton justru lebih maju. KI Dumai dikelola oleh PT KI Dumai yang juga masih satu kelompok usaha dengan Grup Wilmar, perusahaan perkebunan dan pengelola pabrik kelapa sawit dengan total luas kawasan mencapai 1.731 hektar.

Di dalam kawasan ini, menjadi basis seluruh unit bisnis Wilmar di Dumai termasuk pengelola pelabuhan dan pembangkit listrik diantaranya PT Bukit Kapur Reksa, PT Ciliandra Perkasa, dan PT Wilmar Bioenergi Indonesia. (Bersambung)

NoNAMA KAWASANLOKASILUAS (HA)PENGELOLA
1KI Aceh LadongKab. Aceh Besar, Prov. NAD66PT Pembangunan Aceh
2KEK Arun LhokseumaweLhokseumawe, NAD2.622PT Patriot Nusantara Aceh
3Medan Star Industrial EstateKab. Deli Serdang, Prov. Sumut105PT. Tamoratama Prakarsa
4Kawasan Industri MedanKab. Deli Serdang, Prov Sumut960PT. Kawasan Industri Medan (Persero)
5KI Sei Mangkei (KEK)Kab. Simalungun1.933PT. KINRA
6Padang Industrial ParkKota Padang, Prov. Sumbar616PT Padang Industrial Park
7KI Tanjung ButonKab. Siak, Prov. Riau600PT KITB
8KI TenayanKota Pekanbaru, Riau256PT Sarana Pembangunan Pekanbaru
9KI DumaiKota Dumai, Riau1.731PT Kawasan Industri Dumai
  • Bagikan
223 views