Kran Ekspor Dibuka Lagi, Harga CPO Malah Merosot!

  • Bagikan

Regional.co.id, JAKARTA: Harga minyak sawit mentah (Crude Palm Oil/CPO) anjlok di sesi pembukaan perdagangan pada hari ini, Jumat (20/5/2022), setelah pemerintah Indonesia mengumumkan akan membuka kembali kegiatan ekspor CPO pada pekan depan. Bagaimana tren selanjutnya?

Mengacu pada data kepada Refinitiv, pukul 07:50 WIB harga CPO dibanderol di level MYR 6.007/ton atau anjlok 1,07% dan menjadi level terendah sejak 12 April 2022.

Di sepanjang pekan ini, harga CPO telah terkoreksi 5,68% dan anjlok 4,85% secara bulanan. Meskipun, tetap naik 50,51% secara tahunan.

Secara teknis, Wang Tao, Analis Komoditas Reuters, menilai bahwa harga CPO akan menguji titik resistance di MYR 6.099/ton, dan berpeluang naik ke titik target di kisaran MYR 6.213-6.354/ton.

BACA JUGA:   Menko Perekonomian Ungkap Program Makan Siang Gratis Masuk APBN 2025

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah memutuskan untuk melarang ekspor CPO dan produk-produk turunannya pada 28 April 2022, termasuk RPO (red palm oil), RBD (refined, bleached, deodorized) palm olein, pome, dan used cooking oil. Kebijakan tersebut telah bertahan selama tiga pekan.

Namun, pada Kamis (19/5), Jokowi kembali mengumumkan pembukaan larangan ekspor produk minyak sawit termasuk minyak goreng (migor) dan CPO. Pembukaan ekspor akan dimulai pada Senin, 23 Mei 2022.

Keputusan tersebut diambil meski harga migor curah belum mencapai target harga Rp 14.000/liter karena pemerintah mempertimbangkan kesejahteraan 17 juta pekerja di industri kelapa sawit yang telah tergerus pendapatannya sejak larangan ekspor CPO diberlakukan. (CNBCIndonesia.com)

BACA JUGA:   Jokowi Larang Medsos Jadi Lapak Jualan, Jutaan Pedagang TikTok Shop Terancam!
  • Bagikan
87 views