Temui Ketua MUI, Hotman Mewakili Holywings Minta Maaf Soal Promo Miras

  • Bagikan
Hotman Paris Hutapea, pengacara kondang yang juga pemegang saham Holywings mengunjungi Ketua MUI Cholil Nafis untuk meminta maaf atas kejadian promo miras yang menyinggung umat Islam, Minggu (26/6)

Regional.co.id, JAKARTA: Promo minuman keras bagi yang bernama ‘Muhammad’ dan ‘Maria’ oleh pengelola resto Holywings berbuntut panjang, polisi telah menetapkan enam orang tersangka terdiri dari direktur kreatif dan staf promosi.

Atas kejadian tersebut, Hotman Paris Hutapea selaku salah satu pemegang saham Holywings berinisiatif mengunjungi Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat Bidang Dakwah dan Ukhuwah Cholil Nafis di Jakarta, Minggu (26/6).

Dalam postingan di akun instagram, Hotman mewakili manajemen Holywings menyampaikan permohonan maaf kepada umat Islam di Indonesia atas kelalaian pihaknya.

“Halo, saya Hotman Paris selaku salah satu pemegang saham di Holywings datang bersilaturahmi ke rumah Bapak Kiai Cholil Nafis selaku Ketua MUI dan juga Rais Suriah dari PBNU atas kesalahan yang dilakukan oleh staf Holywings yang telah menimbulkan kegaduhan di masyarakat dan di medsos dan menimbulkan ketersinggungan umat Islam,” kata Hotman Paris dalam unggahan video di akun Istagramnya, Minggu (26/6/2022).

BACA JUGA:   Diduga Jadi Pabrik Sabu-Sabu, BNN Kepri Gerebek Rumah di Sukajadi, Batam

Dalam kesempatan tersebut, Hotman Paris meminta maaf kepada umat Islam. “Saya atas nama pribadi dan juga atas nama Holywings sebagai institusi memohon maaf kepada Bapak Kiai Cholis Nafis dan juga umat Islam,” ucapnya.

“Mudah-mudahan permohonan maaf kami ini dikabulkan dan kami menyerahkan agar masalah ini benar-benar diselesaikan melalui proses hukum untuk ditindak oleh ketentuan hukum yang berlaku,” tutur Hotman Paris menambahkan.

Cholil Nafis menerima permintaan maaf dari Hotman Paris yang mewakili Holywings. Dia mendorong proses hukum dalam kasus ini tetap berjalan.

“Berkenaan dengan penegakan hukum kami setuju bang ini terus diproses untuk pembelajaran, ini staf abang terlalu kreatif, hilang sensitivitasnya bahwa ini ranah agama, mungkin niatnya baik atau wallah bissawab, oleh karena itu saya sepakat ini terus di ranah pengadilan proses hukum berjalan, mudah-mudahan berjalan lancar menemukan keadilan dan seadil-adilnya,” tutur Cholil Nafis.

BACA JUGA:   Imbas Kasus Promo Miras, 36 Outlet Holywings di Indonesia Tutup!

  • Bagikan
76 views