Imbas Kasus Promo Miras, 36 Outlet Holywings di Indonesia Tutup!

  • Bagikan
gambar ilustrasi

Regional.co.id, JAKARTA: Imbas kasus promo minuman keras yang berujung proses hukum, kini hampir seluruh outlet Holywings di Indonesia berhenti beroperasi.

General Manager Holywings Yuli Setiawan mengatakan, bisnis mereka sudah tumbang karena hampir semua outlet di Indonesia ditutup karena izin usahanya bermasalah.

“Kita berhenti beroperasi. Di Medan tutup, Surabaya tutup, kemudian Makassar tutup, Yogyakarta tutup, Bandung tutup. Yang beroperasi hanya dua, di Batam dan Manado,” ujar Yuli di Bekasi, Selasa (28/6).

Saat ini Holywings Group memiliki 38 outlet di seluruh Indonesia. Untuk wilayah DKI Jakarta mereka memiliki 12 outlet dan semuanya sudah dibekukan operasionalnya oleh Pemprov DKI karena terbukti belum memiliki sertifikat standar KBLI 56301 jenis usaha bar yang telah terverifikasi.

BACA JUGA:   Hitungan Nilai Korupsi Tata Niaga Timah Rp271 triliun Dipertanyakan!

Adapun penutupan itu berlangsung setelah terjadinya kasus dugaan penistaan agama dalam promosi minuman keras (miras) oleh Holywings yang menggunakan nama “Muhammad” dan “Maria”.

Meski demikian, Holywings menyerahkan seluruh proses hukum kepada aparat yang berwenang. “Kalau memang ternyata ada temuan (pelanggaran) dan mau disegel, ya silakan, karena kita memang sudah mengikuti semua proses hukum,” jawab Yuli pasrah.

Diberitakan sebelumnya, seluruh outet Holywings Indonesia di Jakarta disegel oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta usai ramainya kasus dugaan penistaan agama dalam promosi minuman keras yang menggunakan nama Muhammad dan Maria.

Adapun terkait kasus dugaan penistaan agama itu, Holywings Indonesia dilaporkan sejumlah pihak ke Polda Metro Jaya.

BACA JUGA:   Kampanye di Yogyakarta, Cak Imin Ditemani Tom Lembong

Sementara itu, Holywings Batam didemo sejumlah massa pada Selasa malam kemarin. Belum diketahui penyebab aksi demo yang hampir berujung bentrokan karena pada saat bersamaan sekelompok orang mendatangi para pendemo.

Malam itu, grup band Noah dijadwalkan tampil di Holywings Batam yang menyebabkan para pengunjung harus dijaga ketat aparat kepolisian untuk mengantisipasi kemungkinan yang terjadi.

Pada siang harinya, petugas dari Badan Penanaman Modal Pemko Batam mendatangi Holywings Batam mempertanyakan izin peredaran minuman beralkohol. Outlet yang baru beroperasi Mei lalu diresmikan oleh Wakil Walikota Batam Amsakar Ahmad didampingi oleh salah satu pemegang saham Holywings Hotman Paris Hutapea. (sys/kompas.com)

BACA JUGA:   Punya Track Record Bagus, Azwar Anas Dipilih Jokowi Jadi MenpanRB

  • Bagikan
228 views