Singapura Izinkan Indonesia Ekspor Ayam

  • Bagikan

Regional.co.id, SINGAPURA: Singapore Food Agency (SFA) menyetujui Indonesia masuk dalam daftar sumber impor ayam segar, beku, dan olahan bersama 20 negara lain yang sudah terakreditasi sebelumnya.

“Diversifikasi telah menjadi landasan strategi ketahanan pangan Singapura. Pemerintah telah melakukan perencanaan jangka panjang dan secara proaktif mengambil tindakan untuk menjaga pasokan makanan Singapura,” kata SFA melalui akun Facebook-nya.

Ia menambahkan bahwa memiliki sumber impor baru akan lebih melindungi negara dari ketidakpastian pasokan global.

Singapura baru-baru ini menghadapi beberapa gangguan pasokan ayam segar setelah Malaysia memberlakukan larangan ekspor pada 1 Juni. Sekitar sepertiga pasokan ayam Singapura berasal dari Malaysia.

Data yang dirilis Singapore Food Agency (SFA) Tahun 2021, menunjukkan negara eksportir ayam terbesar ternyata berasal dari Brazil dengan komposisi 48%, diikuti oleh Malaysia 34%, Amerika Serikat 8%, Argentina 3% dan Denmark 1%, dan negara lainnya 6%.

BACA JUGA:   Pertemuan Bilateral Indonesia - Australia, Jokowi Paparkan Lima Poin ini!

Total konsumsi ayam di Singapura pada tahun 2021 lalu mencapai 205 ribu metrik ton. Ayam merupakan komoditi paling digemari di negara tersebut.

Total impor ayam berbagai jenis pada 2021 mencapai 214.400 ton, sedikit menurun dibandingkan tahun 2020 sebesar 230.900 ton, sedangkan pada 2019 total impor ayam sebesar 206.400 ton.

SFA mengatakan tim Singapura baru-baru ini mengunjungi Indonesia untuk mengaudit keamanan pangan dan kontrol kesehatan hewannya.

Tim mengunjungi berbagai fasilitas seperti peternakan, stasiun karantina, dan laboratorium untuk lebih memahami sistem regulasi yang ada.

“Ayam hanya dapat diimpor dari sumber yang diakreditasi oleh SFA untuk memastikan bahwa sumber tersebut memiliki sistem, proses, dan kemampuan yang diperlukan untuk memasok ayam yang dapat memenuhi standar keamanan pangan dan kesehatan hewan kami ke Singapura,” kata badan tersebut.

BACA JUGA:   Erik ten Hag Resmi Jadi Pelatih MU, Siap-Siap Tambah Striker Baru

Ia menambahkan bahwa perusahaan dan peternakan individu juga perlu dievaluasi dan disetujui, dengan evaluasi dokumenter terperinci dan audit di tempat untuk verifikasi.

“Pengiriman juga akan menjalani pemeriksaan, pengambilan sampel, dan pengujian SFA pada saat impor. Ini memastikan kelangsungan strategi diversifikasi sumber SFA tanpa mengorbankan keamanan pangan,” kata badan tersebut.

Namun demikian, belum jelas berapa ton ayam segar dan olahan yang akan diekspor ke Singapura, mengingat selama ini Singapura belum menjadi tujuan ekspor daging ayam olahan. Belum ada pernyataan resmi dari Kementerian Pertanian terkait dengan izin yang diberikan SFA ini.

BACA JUGA:   Makin Terpuruk, Resesi di Swedia Bakal Berlanjut Hingga 2024

Upaya redaksi Regional Newsroom untuk menghubungi Ditjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementrian Pertanian tidak berhasil mendapatkan jawaban.

Dalam sebuah postingan di akun Facebook pada hari Kamis, Menteri Keberlanjutan dan Lingkungan Hidup Grace Fu mencatat bahwa pasokan global akan terus menghadapi ketidakpastian dan Singapura harus siap secara psikologis untuk lebih banyak gangguan dan volatilitas harga.

“Sementara Pemerintah melakukan perencanaan jangka panjang dan tindakan proaktif untuk menjaga pasokan makanan Singapura, konsumen dan industri makanan juga memiliki peran penting untuk dimainkan,” katanya.

  • Bagikan
133 views