Diduga Mengandung Ethylene-Oxide, Singapura Tarik Varian Es Krim Haagen-Dazs dari Peredaran

  • Bagikan

Regional.co.id, SINGAPURA: Singapore Food Authority (SFA) mengeluarkan himbauan kepada importir es krim Haagen-Dazs agar menarik produk tersebut dari pasaran karena dugaan temuan senyawa ethylene oxide khusus untuk varian HD pint minicup dan classic collection.

Dalam keterangan tertulis yang diterima Regional Newsroom, kebijakan tersebut dikeluarkan SFA untuk menindaklanjuti kebijakan serupa yang diambil oleh Badan Standardisasi Makanan Australia dan Selandia Baru (Food Standard Australia New Zealand/FSANZ).

“FSANZ mengeluarkan rekomendasi penarikan es krim Haagen-Dazs Vanilla varian pint minicup dan classic collection dari Perancis karena ditemukannya senyawa ethylene oxide dalam produk tersebut,” demikian bunyi keterangan tertulis SFA.

BACA JUGA:   Presiden Zelensky Sambut Jokowi di Istana Marinsky Ukraina

Karena produk tersebut diimpor langsung ke Singapura, sehingga SFA perlu menegaskan kepada importir es krim Haagen-Dazs yaitu Frost Food & Beverage (Pte) Ltd, untuk menarik kembali produk tersebut.

Proses penarikan salah satu varian Haagen-Dazs diketahui sedang berlangsung sejak kemarin.

SFA menerangkan ethylene oxide adalah pestisida yang tidak diizinkan untuk digunakan dalam makanan. Meskipun tidak ada risiko langsung untuk konsumsi makanan yang terkontaminasi dengan etilen oksida tingkat rendah, namun paparan dalam jangka panjang dapat menyebabkan masalah kesehatan.

“Oleh karena itu, paparan zat ini harus diminimalisir semaksimal mungkin dengan menarik varian Haagen-Dazs yang diduga telah terkontaminasi zat kimia tersebut,” tulis SFA.

BACA JUGA:   Singapura - Malaysia Teken MOU Pengembangan Johor-Singapore Special Economic Zone

Konsumen yang telah membeli produk yang terlibat disarankan untuk tidak mengkonsumsinya. Mereka yang telah mengkonsumsi produk yang terlibat dan memiliki kekhawatiran tentang kesehatan disarankan untuk menghubungi klinik kesehatan terdekat untuk memastikan tidak ada masalah yang timbul.

  • Bagikan
372 views