Menghindari Rusuh Massa, Presiden Sri Lanka Rajapaksa Kabur Ke Negara Ini!

  • Bagikan

Regional.co.id, KOLOMBO: Aksi unjuk rasa yang berujung pada penyerbuan Istana Presiden menyebabkan Presiden Sri Lanka Gotabaya Rajapaksa kabur ke luar negeri.

Informasi yang beredar menyebutkan Presiden Rajapaksa sudah tiba di Maladewa pada Rabu (13/7) ini bersama istri dan seorang pengawal. Dia pergi dari negaranya jelang waktu pengunduran dirinya yang dijadwalkan pada hari ini.

Seorang pejabat bandara di Male mengatakan kepada AFP bahwa pemimpin berusia 73 tahun itu bersama istri dan seorang pengawalnya mendapat pengawalan polisi ke lokasi yang dirahasiakan setelah mereka tiba dengan pesawat militer Antonov-32 dari Sri Lanka.

BACA JUGA:   Jokowi Undang Pangeran Mohammed Bin Zayed ke KTT G20 di Indonesia

“Paspor mereka dicap dan mereka naik pesawat khusus angkatan udara,” kata seorang pejabat imigrasi yang terlibat dalam proses tersebut.

Pesawat Rajapaksa sempat tertahan selama lebih dari satu jam di landasan tanpa bisa lepas landas menyusul belum diperolehnya izin untuk mendarat di Maladewa.

“Ada saat-saat cemas, tetapi pada akhirnya semuanya berjalan baik-baik saja,” kata seorang pejabat bandara.

Adapun, Rajapaksa telah mencoba keluar dari negaranya pada Senin untuk naik penerbangan ke Dubai. Namun, kepergiannya ditolak.

Sebelumnya, Rajapaksa berjanji untuk mengumumkan pengunduran dirinya pada hari ini dan mengatakan bahwa dia ingin ada “transisi kekuasaan secara damai”.

BACA JUGA:   Jokowi Undang Negara G7 Hadir dalam KTT G20 di Bali

Dia melarikan diri dari kediaman resminya di Kolombo pada hari Sabtu setelah puluhan ribu pengunjuk rasa yang marah menyerbunya. Mereka telah berunjuk rasa selama berbulan-bulan dan terus menyatakan pengunduran dirinya atas krisis ekonomi terburuk yang pernah terjadi di negara itu sehingga menyebabkan negara bangkrut. (Sys/CNBCIndonesia)

  • Bagikan
44 views