Singapura Buka Peluang Peternak Kepri Pasok Ayam Hidup

  • Bagikan
Konjen Singapura di Batam Gavin Ang saat berkunjung ke kantor Kadin Provinsi Kepri, Rabu (14/9)

Regional.co.id, BATAM: Singapura memberikan kesempatan bagi peternak lokal Kepulauan Riau untuk memasok ayam segar ke negara tersebut sepanjang memenuhi persyaratan yang ditetapkan oleh otoritas makanan.

Gavin Ang, Konsulat Jenderal Singapura di Batam, mengakui pihaknya tengah mencari sumber-sumber alternatif pasokan ayam hidup pasca dihentikannya ekspor dari Malaysia sejak 1 Juni 2022 lalu.

“Kebutuhan kami untuk ayam hidup sangat besar, dan selama ini kami dipasok oleh peternak asal Malaysia. Kami membuka kesempatan peternak dari Batam dan Kepri untuk memanfaatkan peluang ini, sepanjang memenuhi persyaratan,” ujarnya saat bersilaturahmi ke kantor Kadin Provinsi Kepri, Rabu (14/9).

BACA JUGA:   Singapura Tarik Produk Coklat Kinder Dari Pasaran

Dia menjelaskan pemerintah tidak akan mencampuri hubungan dagang antara peternak di Batam dengan importir di Singapura. Peran pemerintah, kata dia, melalui Singapore Food Authority (SFA) adalah memastikan sumber pasokan ayam tersebut aman dan bebas dari penyakit.

Perdana Menteri Malaysia Ismail Sabri Yakoob memutuskan melarang ekspor ayam sejak 1 Juni 2022 lalu. Keputusan ini menyebabkan suplai 3,6 juta ekor ayam hidup per bulan ke Singapura terpaksa terhenti.

Kebijakan tidak populer ini seperti malapetaka susulan bagi Singapura setelah dua tahun terakhir terhempas badai virus Covid-19 dan ditambah efek perang Rusia-Ukraina. Sebagai negara pulau, Negeri Singa itu pulau sangat bergantung dengan ayam segar terutama sebagai sumber protein utama dari makanan favorit utama mereka, Chicken Rice atau nasi ayam.

BACA JUGA:   Pulau Batam dan Combol Jadi Hub Proyek Solar Power System 7 GWp, Sunseap Group: Terbesar di Asia Tenggara!

Jumlah impor ayam segar dari Malaysia mencapai 3,6 juta ekor per bulan atau setara 34% kebutuhan unggas negara tersebut, selain suplai Brazil 49% dan Amerika Serikat 12%. Namun, kedua negara itu khusus ayam beku.

Sementara itu Ahmad Ma’ruf Maulana, Ketua Umum Kadin Provinsi Kepri, mempersilahkan para pengusaha di Kepri untuk memanfaatkan peluang tersebut.

“Ini kesempatan yang baik. Sudah saatnya pengusaha mengambil peluang pasar ekspor ayam ke Singapura,” katanya.

Ma’ruf mengatakan pihaknya sudah menjajaki kerjasama dengan salah satu perusahaan besar untuk mengembangkan peternakan terintegrasi berkualitas ekspor.

“Kami menyadari untuk masuk pasar Singapura perlu memenuhi beberapa persyaratan dan sertifikasi. Tentu ini akan menjadi tantangan bagi pengusaha lokal jika ingin menggarap pasar ekspor,” tandasnya.

BACA JUGA:   Lawrence Wong Resmi Menjadi PM Singapura yang Baru

  • Bagikan
112 views