Mundur Dari Jabatannya, Liz Truss Jadi PM Paling Singkat Dalam Sejarah Inggris

  • Bagikan

Regional.co.id, LONDON: Perdana Menteri Inggris Liz Truss mengumumkan ia mundur dari jabatannya pada Kamis (20/10/2022). Padahal, ia baru menjabat selama 45 hari 

Hal ini membuat Liz Truss menjadi perdana menteri Inggris dengan masa jabatan paling singkat dalam sejarah. Rekor itu sebelumnya dipegang George Canning yang meninggal pada 1827 ketika baru menjabat 119 hari. 

Pada 100 tahun terakhir, PM Inggris lainnya yang menjabat secara singkat adalah Sir Alec Douglas-Home. Ia menjabat kurang dari setahun pada 19 October 1963 hingga 16 October 1964. Namun, ia sempat kembali menjabat sebagai menteri luar negeri pada 1970.

Sebelum Douglas-Home, ada nama Sir Anthony Eden yang menjabat pada 6 April 1955 hingga 9 January 1957. Kondisi kesehatan Eden dilaporkan memburuk ketika menjabat dan ia didera Krisis Terusan Suez.

BACA JUGA:   Mantan PM Jepang Shinzo Abe Meninggal Dunia

Liz Truss Mundur

Perdana Menteri Inggris Liz Truss diumumkan akan mundur sebagai perdana menteri. Ia memecahkan rekor terbaru sebagai PM Inggris dengan masa jabatan terpendek. 

Berdasarkan laporan BBC, Kamis (20/10/2022), Liz Truss mundur karena gejolak di Partai Konservatif. Ketika baru dilantik, Truss sempat membuat kontroversi karena kebijakan pemangkasan pajak yang tidak populer. 

Liz Truss mengumumkan rencana kemundurannya di depan kantor PM di Downing Street. Liz Truss menyorot bahwa ia menjabat di tengah masalah ekonomi dan invasi Rusia. Ia mengakui telah gagal memenuhi target kebijakannya.

“Saya maka dari itu telah bicara pada Yang Mulia Raja untuk memberitahunya bahwa saya mundur sebagai pemimpin Partai Konservatif,” ujar Liz Truss, Kamis (20/10/2022).

BACA JUGA:   Bawa Misi Perdamaian, Jokowi Kunjungi Presiden Ukraina

Liz Truss baru bekerja selama 45 hari. Ia dilantik pada 6 September 2022 dan merupakan perdana menteri terakhir yang bertemu Ratu Elizabeth II. Selanjutnya, perdana menteri akan direstui oleh Raja Charles III.

Mundurnya Liz Truss sebagai pemimpin partai berkuasa otomatis membuatnya lengser sebagai perdana menteri.

Pekan depan, Partai Konservatif akan kembali mengadakan pemilihan pemimpin. Sebelumnya, Liz Truss merupakan menteri luar negeri di kabinet Boris Johnson.  

Liz Truss itu menjadi PM setelah mengalahkan pemilihan pemimpin Partai Konservatif. Liz Truss mengalahkan mantan Menteri Keuangan Rishi Sunak. 

Menteri Keuangan Kwasi Kwarteng lantas mundur dari jabatannya akibat kebijakan yang tak populer itu. Kwarteng mundur pada 14 Oktober 2022. 

BACA JUGA:   Pemimpin Negara Peserta KTT Asean Sudah Tiba di Labuan Bajo

Liz Truss adalah PM Inggris wanita yang ketiga dalam sejarah setelah Margaret Thatcher (The Iron Lady) dan Theresa May. Mereka bertiga berasal dari Partai Konservatif. 

Margaret Thatcher yang mulai menjabat di tahun 1970-an merupakan PM Inggris dengan masa jabatan terlama pada abad ke-20. Kini, Truss menjadi yang paling sebentar. 

Liz Truss masih akan memegang jabatan sebagai perdana menteri hingga ada ketua baru Partai Konservatif yang nantinya akan menjadi perdana menteri. Saat ini, Partai Konservatif adalah partai berkuasa di Inggris. Partai itu telah berkuasa sejak 2010. (sys)

  • Bagikan
77 views