Otoritas Maritim Singapura Pastikan Tidak Minyak Tumpah dari Tanker MT Young Yong

  • Bagikan
Aparat TNI AL mengawasi kapal tanker MT Young Yong berbendera Djibouti yang kandas di perairan Pulau Tekong Kecil, Kab. Karimun

Regional.co.id, SINGAPURA: Maritime and Port Authority of Singapore (MPA) pada Senin (31/10) mengatakan tidak ada tanda-tanda pencemaran minyak dari kapal tanker Young Yong berbendara Djibouti yang karam di Selat Singapura pekan lalu.

MPA mengatakan telah diberitahu oleh nakhoda kapal tanker bahwa mereka telah mendarat di Takong Kecil di Kepulauan Riau, Indonesia di Selat Singapura sekitar pukul 2020 pada tanggal 26 Oktober.

“Sebelum karam (grounding), Port Operations Control Center (POCC) MPA mengeluarkan peringatan dini perairan dangkal melalui Vessel Traffic Information System (VTIS) kepada kapal tanker tentang potensi risiko kandasnya. MPA juga telah memberi tahu pihak berwenang Indonesia segera setelah insiden itu terjadi, ”katanya.

BACA JUGA:   Menang Tender, Operator Asal India Kelola Bandara Kualanamu Selama 25 tahun

“Pihak berwenang Indonesia memimpin upaya refloatasi untuk kapal tanker, serta upaya pencegahan terhadap kemungkinan tumpahan minyak, karena kapal itu telah mendarat di perairan Indonesia.”

Navigasi melalui Skema Pemisahan Lalu Lintas di Selat Singapura tidak terpengaruh. Tidak ada laporan cedera atau polusi minyak, dan kapal patroli MPA memantau pencemaran tumpahan minyak di dalam Batas Pelabuhan Singapura.

POCC MPA juga mengeluarkan siaran keselamatan untuk memperingatkan kapal-kapal yang transit agar menjauhi lokasi kapal tanker yang didaratkan.

Menurut Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Indonesia, kapal tanker yang karam tersebut membawa 284.429 ton minyak dan sedang dalam perjalanan dari Pelabuhan Tanjung Pelepas, Malaysia ke Pulau Nipa ketika karam. Kapal tanker sepanjang 332 meter ini memiliki 25 awak dan dioperasikan oleh East Wind Ship Management Ltd.

BACA JUGA:   Pengguna Kereta Cepat Jakarta-Bandung Tembus 1 Juta Orang
  • Bagikan
321 views