Waduh, Tiket Ferry ke Singapura Naik Lagi Jadi $73

  • Bagikan
kapal ferry majestic bersandar di terminal di Batam

Regional.co.id, BATAM: Harga tiket feri ke Singapura mulai November ini naik $3 per penumpang menjadi Sin$73 dibandingkan harga tiket pada Juni lalu.

Harga resmi yang tertera di situs Batamfast hari ini menunjukkan struktur harga tiket untuk keberangkatan tanggal 9 November 2022 adalah Sin$73 yang terdiri dari harga tiket dewasa $41, ditambah surcharges $14 dan departure fee sebesar $18. Pada Juni lalu, struktur harga tiket ini masih $70 dengan departure fee sebesar $15.

Untuk majesticferry, struktur harga yang berlaku adalah harga tiket PP sebesar $56, surcharge $0, depart terminal fee $10 dan return terminal fee sebesar $7. Total harga $73.

BACA JUGA:   Masuk ke Indonesia Masih Ribet, Kadin Batam Desak Pemerintah Cabut Ketentuan Tes PCR

Harga tiket ke Singapura ini sebelumnya sudah diturunkan oleh operator ferry menjadi $70 dari $80 pada Juni lalu setelah muncul desakan dari masyarakat dan pemerintah daerah termasuk Kadin Batam.

Para operator bahkan sudah diundang oleh Kadin Batam untuk mendapatkan penjelasan mengenai masih tingginya harga tiket ke Singapura.

Namun hingga hari ini belum ada penjelasan yang jelas mengenai struktur biaya yang ditetapkan oleh operator feri tersebut.

Edi Surbakti, pelaku usaha jasa perjalanan wisata, mengaku keberatan dengan kenaikan harga tiket $3 per penumpang ini karena membuat tiket menjadi mahal kembali.

BACA JUGA:   Bahas Rencana Pembukaan Akses Bagi Turis Indonesia, Retno - Vivian Bertemu di Singapura

“Sudah banyak keluhan dari penumpang terutama wisatawan yang sering bolak balik Batam-Singapura karena harga tiket naik lagi,” ujarnya.

Dia dan asosiasi penyelenggaran perjalanan wisata ini mempertanyakan struktur harga yang ada dalam harga tiket.

“Sebaiknya dijelaskan itu biaya apa saja, supaya kami juga paham mengapa ada kenaikan harga,” kata dia.

Edi berharap pihak pemerintah daerah, BP Batam selaku penguasa terminal feri, dan asosiasi usaha bisa menindaklanjuti masalah ini.

Lalu lintas penumpang dari Batam ke Singapura pada masa sebelum pandemi rata-rata per hari bisa mencapai 10.000 orang dari empat terminal feri yang ada. Untuk Terminal Feri Batam Centre yang dikelola PT Synergi Tharada saja bisa mencapai 5.000 orang per hari dari lebih dari 40 call per hari.

BACA JUGA:   Terpuruk Akibat Covid, Industri Pariwisata Malaysia Merugi RM100 Miliar

Selama pandemi melanda hampir dua tahun menyebabkan aktivitas feri dan terminal berhenti total karena larangan masuk ke Singapura. Namun sejak 2022 ini sudah mulai dibuka kembali dan perlahan jumlah penumpang yang melintas sudah menyentuh 4.000 orang per hari di Terminal Batam Centre.

  • Bagikan
187 views