17 Kepala Negara Hadiri KTT G20 di Bali, Ini Daftarnya!

  • Bagikan

Regional.co.id, BALI: Sebanyak 17 kepala negara akan menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Nusa Dua, Bali, pada 15-16 November.

Meski 17 kepala negara dipastikan hadir, 3 pemimpin negara anggota G20 tak akan menghadiri KTT tahun ini. Mereka yang tak hadir adalah pemimpin Rusia, Brasil, dan Meksiko.

Walau demikian, sederet pemimpin G20 lainnya dipastikan datang, termasuk Presiden Amerika Serikat, Joe Biden, dan Presiden China, Xi Jinping.

Berikut ini daftar 17 kepala negara yang bakal hadir di KTT G20.

1. Presiden Republik Indonesia
Selaku tuan rumah, Presiden Joko Widodo tentu akan hadir dalam KTT G20. Dalam pertemuan ini, Jokowi akan berfokus pada perbaikan ekonomi di tengah krisis global.

Selain mengikuti KTT G20, Jokowi juga dijadwalkan bertemu dengan sederet pemimpin negara lainnya. Namun hingga kini, belum ada jadwal pasti pertemuan-pertemuan tersebut.

2. Presiden Amerika Serikat
Biden bakal hadir di KTT G20. Ia bahkan sudah tiba di Bali sejak Minggu (13/11) malam.

Setibanya di Bandara I Gusti Ngurah Rai, Biden disambut Menteri Pariwisata, Sandiaga Uno, dan suguhan tarian pendet.

Biden kemudian menaiki mobil dinas kepresidenan AS yang dijuluki The Beast. Rombongan orang nomor satu Washington itu terlihat keluar dari Terminal VVIP Bandara I Gusti Ngurah Rai sekitar pukul 22.14 WITA.

Pada hari ini, Senin (14/11), Biden dijadwalkan menggelar sejumlah pertemuan bilateral, termasuk dengan Presiden China, Xi Jinping.

3. Presiden China
Dalam konferensi pers di Bali saat melihat persiapan tempat acara Selasa (8/11), Presiden Joko Widodo (Jokowi) menuturkan Presiden China Xi Jinping akan menghadiri KTT G20.

Xi diagendakan bakal bertemu dengan Biden pada hari ini.

4. Presiden Korea Selatan
Presiden Korea Selatan, Yoon Suk Yeol, dilaporkan hadir dalam pertemuan di Bali, demikian dilaporkan kantor berita Korsel, Yonhap.

Di sela KTT itu, Yoon berencana mengelar pertemuan bilateral dengan Biden dan pertemuan trilateral bersama Perdana Menteri Jepang, Fumio Kishida.

BACA JUGA:   KTT G20 Tahun 2023 Digelar di India, Jokowi Serahkan Palu ke PM Modi

Yoon sendiri telah tiba di Bali pada hari ini. Diberitakan KBS, Yoon mendarat di Bali pada Senin pagi setelah ia menyelesaikan serangkaian pertemuan puncak dengan dengan negara-negara ASEAN di Kamboja.

5. PM Kanada
Perdana Menteri Kanada, Justin Trudeau,menyatakan bakal hadir di KTT G20 15-16 November. Trudeau mengumumkan langsung kehadirannya melalui laman resmi pemerintah Kanada pada Rabu (2/11).

“Perdana Menteri, Justin Trudeau, hari ini mengumumkan bahwa ia akan berpartisipasi dalam KTT Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) di Phnom Penh, Kamboja, KTT G20 di Bali, Indonesia,” demikian bunyi pernyataan itu.

Trudeau direncanakan berangkat ke Bali hari ini, seperti diberitakan Global News.

6. PM Inggris
PM Inggris, Rishi Sunak, juga bakal hadir di KTT G20. Kantor PM Inggris menyatakan Sunak bertolak dari negaranya dan tiba di Bali pada Minggu (13/11) waktu setempat.

Salah satu hal yang akan dilakukan Sunak di Bali yaitu mengonfrontasi langsung China dan Rusia.

Pemerintah Inggris menyatakan bahwa Sunak akan menyerukan agar negara-negara berkembang mendapatkan akses kredit demi pertumbuhan ekonomi tanpa bergantung pada pemberi pinjaman “eksploitatif.”

Selama ini, Inggris kerap menggunakan diksi “eksploitatif” jika membahas China.

7. PM Italia
PM Italia, Giorgia Meloni, yang baru mejabat pada akhir Oktober lalu juga bakal hadir di KTT G20 nanti. Menlu RI, Retno Marsudi, mengaku sudah menerima konfirmasi kehadiran Meloni.

Meski begitu, Meloni belum tiba di Bali.

8. Putra Mahkota Arab Saudi
Putra Mahkota Arab Saudi, Mohammed bin Salman (MbS), dipastikan bakal hadir secara fisik dalam pertemuan G20 di Bali, mewakili Raja Salman.

Meski begitu, belum ada keterangan resmi dari Kementerian Luar Negeri RI dan Kedubes Saudi di Jakarta terkait siapa yang akan memimpin delegasi dalam pertemuan puncak nanti.

9. Presiden Turki
Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan, bakal datang langsung ke KTT G20 di Bali. Pada kesempatan itu, Erdogan bakal mendiskusikan perihal gandum dengan Rusia, sebagaimana dilansir AFP.

BACA JUGA:   Erik ten Hag Resmi Jadi Pelatih MU, Siap-Siap Tambah Striker Baru

“Presiden [Rusia] Vladimir Putin mengatakan kepada saya saat telepon bahwa kita harus mengirim gandum bebas biaya termasuk ke Djibouti, Somalia, dan Sudan. Kami setuju,” kata Erdogan dalam pidatonya yang disiarkan di televisi pada 4 November lalu.

10. Presiden Argentina
Presiden Argentina, Alberto Fernandez, juga turut hadir dalam KTT G20 di Nusa Dua, Bali.

Fernandez bakal mengadakan pembicaraan mencakup isu-isu seperti iklim dan dampaknya terhadap negara-negara termiskin, berdasarkan laporan media pemerintah via Reuters.

Menurut laporan kantor berita South Atlantic Merco Press, Fernandez akan terbang ke Indonesia setelah memenuhi undangan dialog di Paris, Prancis.

11. PM Australia
PM Australia, Anthony Albanese, telah mengonfirmasi langsung kehadirannya di KTT G20 kepada Jokowi.
“Karena G20 menjadi momen kritikal saat ini di tengah ketidakpastian ekonomi, karena itu bekerja sama dengan Indonesia menjadi salah satu solusi untuk menghadapi banyak tantangan di depan,” kata Albanese kepada Jokowi saat ke Jakarta beberapa waktu lalu, seperti dikutip The Guardian.

12. PM India
PM India, Narendra Modi, juga dilaporkan bakal hadir di KTT G20. Gelaran itu bakal jadi momen penting bagi India lantaran mereka akan meneruskan presidensi forum di tahun depan.

“Pekan depan, saya akan pergi ke Indonesia. Akan ada pengumuman formal di sana terkait presidensi India di G20 tahun depan,” kata Modi, seperti dikutip NDTV.

Modi dikabarkan bakal berangkat ke Bali pada hari ini. Ia direncanakan tiba pada Senin malam.

13. Presiden Afrika Selatan
Presiden Afrika Selatan, Cyril Ramaphosa, juga telah mengonfirmasi kehadirannya di KTT G20.

“Presiden Ramaphosa akan berpartisipasi dalam KTT G20 di Bali, Indonesia, di mana para pemimpin ekonomi maju dan berkembang utama dunia akan mengadakan diskusi tentang prioritas global yang diketuai oleh Indonesia selama masa jabatannya sebagai Presidensi G20 tahun ini,” bunyi pernyataan pemerintah Afrika Selatan.

BACA JUGA:   Peru Membara, 42 Warga Tewas Dalam Aksi Unjuk Rasa

Reuters melaporkan bahwa pada agenda kali ini, Ramaphosa disebut akan memprioritaskan persoalan kesehatan global, transisi energi berkelanjutan, dan transformasi digital.

14. PM Jepang
PM Jepang, Fumio Kishida, dikabarkan hadir di KTT G20 esok.

Diberitakan The Japan Times, Kishida berencana melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden China Xi Jinping dalam forum internasional itu.

Antara melaporkan bahwa Kishida telah tiba di Bali pada Senin dini hari sekitar pukul 00.30 WITA.

15. Kanselir Jerman
Kanselir Jerman, Olaf Scholz, dikabarkan bakal menghadiri KTT G20.

Seperti dilansir Reuters, Scholz akan langsung menuju ke Bali usai mengunjungi Vietnam dan Singapura dalam rangka mendiversifikasi perdagangan di wilayah tersebut.

16. Presiden Prancis
Presiden Prancis, Emmanuel Macron, disebut bakal hadir di KTT G20.

Macron diagendakan bertemu dengan Presiden China, Xi Jinping, serta PM India, Narendra Modi, di sela-sela KTT G20.

17. Presiden Komisi Eropa
Presiden Komisi Eropa, Ursula von der Leyen, sebagai pemimpin Uni Eropa juga dipastikan hadir di KTT G20 di Bali. Ia sudah tiba di Bali pada Minggu malam.

3 Kepala Negara Tidak Hadir
Kepala negara Rusia, Meksiko, dan Brasil dipastikan tak hadir dalam KTT G20 di Bali. Mereka disebut memiliki alasan tersendiri.

Ketua Bidang Dukungan Penyelenggaraan Acara G20, Luhut Binsar Pandjaitan, mengatakan Presiden Vladimir Putin berhalangan hadir karena masalah dalam negerinya yang harus diselesaikan.

Meski begitu, Putin bakal diwakili oleh Menteri Luar Negeri, Sergey Lavrov. Pada Minggu, Lavrov telah tiba di Bali sekitar pukul 19.04 WITA.

Sementara itu, Presiden Brasil, Jair Bolsonaro, disebut masih dalam masa transisi setelah pemilihan umum di negaranya beberapa waktu lalu.

Presiden Meksiko, Andres Manuel Lopez Obrador. disebut tidak hadir karena memang tidak pernah keluar dari negaranya. Ia bakal diwakili Menteri Luar Negeri Marcelo Ebrard.

  • Bagikan
99 views