Target 1 Juta Unit Mobil Listrik Tahun 2023, Gaikindo: Asalkan Harga Terjangkau!

  • Bagikan

Regional.co.id, JAKARTA: Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) optimistis dengan target pemerintah untuk mendorong industri otomotif ke ranah elektrifikasi dengan memproduksi kendaraan listrik sebanyak 1 juta unit pada 2023 akan tercapai.

“Kenapa tidak? Yang penting produknya ada dan harga terjangkau,” kata Ketua I Gaikindo Jongkie Sugiarto, seperti dikutip dari Antara, Kamis (24/11).

Kendati demikian, ada beberapa hal yang harus dipahami oleh para produsen otomotif di Indonesia. Menurut Jongkie dengan tingkat pendapatan per kapita yang masih relatif rendah, US$4.300 per kepala membuat produsen harus bisa membuat harga yang relatif terjangkau.

Jongkie juga menilai produsen harus jeli menargetkan produknya ke pasar Indonesia. Ia meyakini jika hal ini dilakukan, penjualan mobil listrik akan laris.

BACA JUGA:   Simak, Jumlah Penonton MotoGP Terbanyak!

“Yang laris itu kan kendaraan dengan dimensi besar, lima pintu dan juga tujuh baris. Kalau ada yang bisa memproduksi itu dengan harga terjangkau sudah pasti laris,” ucapnya.

Sampai saat ini, pasar otomotif Indonesia didominasi kendaraan-kendaraan segmen Multi Purpose Vehicle (MPV) yang memiliki kapasitas tujuh penumpang dengan lima pintu dan juga segmen Low Cost Green Car (LCGC).

“Dari 960 ribu unit itu, 40 persen di tipe 4×2 MPV (400 ribu) 22 persen itu di segmen LCGC KBH 2. Dari dua model itu saja sudah dominasi 60 persen yang berarti 600 ribu. Sekarang ada enggak mobil listrik, yang harganya Rp300 juta-an dengan spesifikasi seperti itu,” tegas dia.

BACA JUGA:   Bertemu Elon Musk, Menko Marinves Luhut Panjaitan Bahas soal Ini!

Gaikindo juga menyambut baik para produsen yang menjembatani masyarakat dengan menghadirkan mobil-mobil teknologi hybrid. Menurut Jongkie kehadiran teknologi hybrid bisa menjadi satu lompatan sebelum ke mobil listrik.

“Hybrid itu satu lompatan dulu untuk ke listrik, dengan menggunakan hybrid itu kan juga banyak keuntungannya. Mulai dari biaya perawatan yang rendah, penggunaan konsumsi BBM yang juga murah dan tentunya polusi juga akan rendah. jadi, menurut saya, 1 juta bukan tidak mungkin nanti pada waktunya itu” jelas dia.

Sementara itu, Sekretaris Umum Gaikindo Kukuh Kumara mengatakan target pemerintah itu juga harus diiringi dengan sejumlah hal. Salah satunya ekonomi harus bertumbuh.

BACA JUGA:   Subsidi Motor Listrik Rp7 Juta Kurang Diminati, Moeldoko Bilang Begini!

“Ekonominya harus tumbuh, karena yang jelas dari sana enggak mungkin kita paksain semua harus dibeli pemerintah, harus masyarakat yang beli,” kata Kukuh Kumara saat dihubungi.

“Masyarakat punya daya beli karena ekonominya bagus, ekonomi bagus kalau pertumbuhannya di atas 5 persen,” imbuhnya.

  • Bagikan
254 views