Peran ‘Kemenkeu Mengajar’ Dalam Peningkatan Kompetensi SDM

  • Bagikan
Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Kepri, di Dompak, Tanjungpinang

Dari Kami Untuk Negeri, begitulah tagline kegiatan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Mengajar. Sebagaimana taglinenya ini adalah kegiatan kerelawanan pegawai Kemenkeu yang akan mengajar selama satu hari di sekolah, mulai dari jenjang SD hingga SMA.

Kemenkeu Mengajar adalah kegiatan tahunan, yang di tahun 2022 ini merupakan kegiatan tahun ke tujuh. Pada tahun 2022 kegiatan puncak dilaksanakan pada hari Senin tanggal 28 November 2022 yang dilakukan serempak di 37 provinsi seluruh Indonesia. Termasuk didalamnya pimpinan Kemenkeu turut serta dalam kegiatan ini, Ibu Menteri Keuangan melaksanakan kegiatan mengajar di SMPN 216 Jakarta dan Bapak Wakil Menteri Keuangan melaksanakan di SMAN 69 Jakarta.

Kemenkeu Mengajar diadakan sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Oeang Ke-76 Republik Indonesia sekaligus bentuk bakti dan pengabdian insan Kementerian Keuangan kepada masyarakat, khususnya di dunia pendidikan.

Untuk di Kepulauan Riau, terdapat 3 daerah yang melaksanakan kegiatan Kemenkeu Mengajar yakni Kota Batam, Kabupaten Karimun dan Kota Tanjungpinang. Di wilayah Tanjungpinang kegiatan KM7 dilaksanakan di 3 sekolah yakni SDIT As-Sakinah, SDN 009 Penyengat dan SDN 002 Mantang.

Total murid yang berpartisipasi pada kegiatan ini sebanyak 354 siswa yang terbagi dalam 12 kelas di 3 sekolah berbeda. Ketiga sekolah yang dijadikan sekolah kolaborator di Kemenkeu Mengajar Kota Tanjungpinang ini berada di 3 pulau berbeda dimana SDIT As-Sakinah berada di Kota Tanjungpinang, SDN 009 berada di Pulau Penyengat dan SDN 002 di Pulau Dendun, Mantang. Pemilihan sekolah-sekolah kolaborator ini didasarkan oleh keinginan rekan-rekan relawan untuk menjangkau pulau-pulau lain yang ada di sekitar Kota Tanjungpinang.

BACA JUGA:   Mikra Gugat

Dalam kegiatan mengajar selama sehari tersebut, para relawan menyampaikan materi terkait Peran Kementerian Keuangan dalam mengelola APBN, peran APBN dalam dunia pendidikan masa kini, pengenalan profesi yang ada di Kemenkeu termasuk diantaranya Direktorat Jenderal Perbendaharaan yang semuanya dikemas dalam cara menarik dan menyenangkan bagi siswa-siswi Sekolah Dasar. Tentunya dengan kegiatan mengajar ini akan menambah pengetahuan para siswa sehingga akan menjadi peningkatan kompetensi SDM bagi para calon pemimpin Bangsa Indonesia.

Berdasarkan testimoni yang disampaikan oleh para murid serta pihak sekolah, mereka merasakan manfaat atas informasi yang disampaikan sehingga meningkatkan kompetensi dan wawasan para siswa. Dengan cara yang menyenangkan bagi siswa SD dapat disampaikan materi mengenai Kemenkeu dan APBN.

Kegiatan Kemenkeu Mengajar di Kota Tanjungpinang diikuti oleh 62 relawan yang terdiri dari pegawai lintas unit Kemenkeu baik yang berasal dari Kota Tanjungpinang maupun ada relawan yang berasal dari Batam, Tanjung Balai Karimun dan Jakarta. Relawan yang tergabung juga terdiri dari pejabat dan pegawai dari pejabat eselon II, eselon III, eselon IV dan pelaksana. Ini membuktikan bahwa kegiatan kerelawanan ini borderless, sehingga semakin luas relasi yang bisa didapatkan melalui kegiatan ini. Luasnya relasi ini akan menjadi manfaat bagi relawan yang ikut kegiatan yang akan menunjang pekerjaan sehari-hari, karena dengan Kemenkeu Satu saat ini kegiatan lintas unit akan menjadi hal yang akan sering dilakukan. Tentunya ini akan meningkatkan kompetensi pegawai yang mengikuti Kemenkeu Mengajar.

BACA JUGA:   Ekspor Pasir Laut, Berkah atau Bencana?

Menurut Hutapea dan Thoha (2008), kompetensi didefinisikan sebagai kapasitas yang ada pada seseorang yang bisa membuat orang tersebut mampu memenuhi apa yang disyaratkan oleh pekerjaan dalam suatu organisasi sehingga organisasi tersebut mampu mencapai hasil yang diharapkan. Ada tiga komponen utama pembentukan kompetensi yakni pengetahuan (knowledge), keterampilan (skill) dan sikap (attitude).

Melalui kegiatan Kemenkeu Mengajar, pengetahuan para siswa dan relawan tentunya akan bertambah. Saat mempersiapkan materi maka para relawan juga perlu menambah pengetahuannya yang akan dilakukan transfer of knowledge kepada para siswa.

Komponen yang kedua adalah attitude. Sikap merupakan pola tingkah seseorang pegawai di dalam peran melaksanakan tugas dan tanggungjawab sesuai dengan peraturan organisasi. Apabila pegawai mempunyai sifat mendukung pencapaian organisasi, maka secara otomatis segala tugas yang dibebankan kepadanya akan dilakukan sebaik-baiknya. Tentunya dengan semangat kerelawanan yang ada, sikap para pegawai yang menjadi relawan merupakan sikap yang baik sehingga akan mendukung dalam pencapaian organisasi. Sikap yang tentunya akan tertular kepada murid-murid yang diajar di sekolah.

BACA JUGA:   Optimalisasi Kredit Program Pemerintah Dalam Pengembangan UMKM Di Provinsi Kepri

Terkait dengan keterampilan yang menjadi komponen utama terakhir, kegiatan Kemenkeu Mengajar akan meningkatkan keterampilan dalam bekerja sama, kemampuan berkomunikasi, memotivasi dan mendelegasi. Semua hal ini diperoleh para relawan dalam proses mempersiapkan Kemenkeu Mengajar. Persiapan pelaksanaan kegiatan dilakukan sejak satu bulan sebelum acara puncak dan dilakukan oleh Panitia Daerah yang telah dibentuk. Kepanitiaan tersebut bertugas mendata sekolah kolaborator, melakukan komunikasi dengan sekolah, mempersiapkan hari briefing dan hari pelaksanaan Kemenkeu Mengajar.

Dengan demikian baik disadari atau tidak, kegiatan Kemenkeu Mengajar telah memberikan peran kepada peningkatan kompetensi SDM, maka dengan konsistennya kegiatan ini setiap tahun serta dukungan penuh jajaran pimpinan Kemenkeu akan meningkatkan kompetensi SDM Indonesia baik dari sisi para siswa maupun dari relawan yang mengikuti.

Harapannya dengan kegiatan ini akan mengilhami anak-anak supaya terus semangat belajar, terus berjuang meraih cita-cita, dan pantang menyerah. Semoga kegiatan Kemenkeu Mengajar dapat memberikan manfaat sebesar-besarnya, baik bagi para relawan, bagi Bapak/Ibu pengajar, maupun bagi siswa-siswi yang mengikuti.

Kemenkeu Mengajar, dari kami untuk negeri.

——————————-

Penulis: Achmad Fajar Setiawan | Kepala Seksi PPA II C – Kanwil Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Kepri

  • Bagikan
214 views