Gubernur Kepri Tetapkan UMK Batam 2023 Sebesar Rp4.500.440

  • Bagikan

Regional.co.id, TANJUNGPINANG: Gubernur Provinsi Kepulauan Riau akhirnya menetapkan upah minimum kota (UMK) Batam tahun 2023 sebesar Rp4.500.440 melalui Surat Keputusan Gubernur Nomor 1399 Tahun 2022.

Surat keputusan yang ditandatangani oleh Gubenur Ansar Ahmad pada tanggal 7 Desember 2022 tersebut menjelaskan pada diktum kedua besaran UMK Batam tahun 2023 sebesar Rp4.500.440, dan dilanjutkan penjelasan pada diktum ketiga bahwa besaran upah tersebut hanya berlaku bagi pekerja dengan masa kerja di bawah satu tahun.

Sedangkan bagi pekerja dengan masa kerja di atas satu tahun atau lebih berpedoman pada struktur dan skala upah yang diberlakukan dalam perusahaan.

BACA JUGA:   Pendapatan Daerah Provinsi DKI Tahun 2023 Tembus Rp71 Triliun

“Diktum keempat menegaskan bagi perusahaan yang telah memberikan upah lebih tinggi dari ketetapan UMK tidak dibenarkan menguragi atau menurunkan upah,” demikian bunyi surat keputusan tersebut.

Besaran UMK Batam 2023 ini naik sebesar Rp314.081 atau 7,50% dibandingkan besaran UMK Tahun 2022. Angka tersebut sesuai dengan rekomendasi yang dikirimkan Walikota Batam Muhammad Rudi kepada Gubernur beberapa hari sebelumnya.

Namun demikian, nilai UMK Batam 2023 masih lebih rendah dibandingkan daerah industri lainnya seperti Kota Bekasi sebesar Rp5,158 juta, Kabupaten Karawang Rp5,176 juta, dan Kabupaten Bekasi Rp5,137 juta. Upah Batam juga lebih tinggi dibandingkan UMR DKI Jakarta yang ditetapkan Rp4,901 juta.

BACA JUGA:   Kejati Kepri Bidik Dugaan Korupsi Ditubuh PT Persero Batam

NIlai UMK Batam 2023 yang diusulkan walikota tersebut ditolak oleh serikat buruh karena tidak sesuai dengan besaran upah menurut versi pekerja. Mereka mengusulkan upah pada kisaran Rp4,7 juta – Rp5,1 juta.

  • Bagikan
181 views