Kinerja Makin Kinclong, GoTo Diproyeksi Raih EBITDA Positif

  • Bagikan

Regional.co.id, JAKARTA: PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) diproyeksikan mampu untuk mencapai kontribusi margin positif pada kuartal III-2023 dan EBITDA positif pada 2025 tanpa ada pendanaan baru. Pertumbuhan perseroan didukung oleh sejumlah inisiatif yang tengah diterapkan.

Analis BRI Danareksa Sekuritas Niko Margaronis mengungkapkan, operasional perseroan menunjukkan tren perbaikan tanpa ada pendanaan baru sekalipun. Perbaikan tersebut didukung oleh keputusan GOTO menaikkan take rate seluruh segmen bisnisnya, khususnya Tokopedia.

“Kami memperkirakan take rate Tokopedia akan meningkat menjadi 4% pada Maret 2022 dibandingkan kuartal III-2022 sekitar 3,2%. Kenaikan take rate di tengah pertumbuhan GTV akan berimbas terhadap kenaikan pendapatan perseroan,” tulisnya dalam riset.

Selain Tokopedia, Gojek telah menaikkan biaya komisi kepada pengemudi di Singapura dari 10% menjadi 15%. Meski naik, biaya komisi ini masih lebih rendah dari Grab sebesar 20%. Gojek juga merancang diferensiasi untuk meningkatkan penetrasi pasar bagi pelanggan rumah tangga melalui peluncuran Gocar Kids dan XLKids. Begitu juga dengan di Jakarta, Gojek telah meluncurkan layanan khusus dan kendaraan mewah untuk segmen pasar baru.

BACA JUGA:   Nilai Tukar Dolar AS Tembus Rp15.000, Ini Kata Bank Indonesia!

Terkait pengembangan Gofinancial, Niko menyebutkan bahwa Gopay akan menjadi katalis pertumbuhan ke depan. Berkat layanan Gofood, Gobiz, Gomodal, dan Gokashir, penetrasi pasar Gopay diprediksi melesat ke depan. Apalagi sebanyak 20,5 juta usaha kecil sudah terdigitalisasi ditambah keinginan pemerintah untuk meningkatkan 30 juta UKM masuk digital tahun 2023.

“Dengan berbagai inisiasi tersebut, keyakinan mencetak margin kontribusi positif pada kuartal III-IV 2023 semakin kuat. Target ini tercapai dengan asumsi biaya promosi, pemasaran, dan iklan turun bersamaan dengan peningkatan GTV. Sedangkan EBITDA disesuaikan positif pada 2025,” sebutnya.

Hasil Riset BRI Danareksa Sekuritas

Berbagai faktor tersebut mendorong BRI Danareksa Sekuritas mempertahankan rekomendasi beli saham GOTO dengan target harga Rp 196. Target harga tersebut telah disesuaikan dengan penurunan minat investor global terhadap saham sektor teknologi. Sebagaimana diketahui seluruh saham sektor teknologi berguguran sejak tahun lalu hingga kini.

BACA JUGA:   Kurs Dolar Diprediksi Tembus Rp17.000, Ini Dampaknya Bagi Industri!

Target harga tersebut juga mempertimbangkan penetrasi pasar Indonesia masih besar ke depan. Target ini juga mempertimbangkan keunikan GOTO, yaitu GTV kuartal masih terus bertumbuh, tingkat kompetisi kian rendah yang mengarah kepada monetisasi, dan berjalannya efisiensi biaya.

Target harga tersebut juga mempertimbangkan proyeksi kenaikan pendapatan GOTO tahun 2023 menjadi Rp 22,93 triliun dibandingkan perkiraan tahun 2022 senilai Rp 13,03 triliun. Sedangkan rugi EBITDA tahun 2023 diproyeksikan turun menjadi Rp 16,47 triliun dibandingkan raihan tahun 2022 sebanyak Rp 25,77 triliun.

Sebelumnya, Samuel Sekuritas Indonesia terlebih dahulu mempertahankan rekomendasi beli saham GOTO dengan target harga Rp 130. Penurunan tajam harga saham GOTO beberapa pekan terakhir menjadi peluang besar bagi investor.

BACA JUGA:   Transaksi QRIS Tembus Rp18 Triliun, Perry: Keuangan Digital Makin Kuat!

Apalagi, manajemen sedang memfokuskan menuju profitabilitas dengan menerapkan sejumlah inisiatif baru. “Saham GOTO menjadi peluang bagi investor yang didukung oleh perkiraan pertumbuhan top-line kuartal IV-2022. Estimasi profitabilitas lebih cepat dimulai dengan margin kontribusi positif sebesar Rp 869 miliar pada tahun ini,” tulis analis Samuel Sekuritas Indonesia Muhammad Farras Farhan dalam riset terbaru.

Potensi percepatan profitabilitas juga ditunjukkan kenaikan take rate mulai awal tahun ini dan efisiensi yang lebih baik. “Hal ini mendorong kami untuk menaikkan rating GOTO dari hold menjadi buy dengan target harga Rp 130. Target ini merefleksikan perkiraan EV/Sales tahun 2023 sebesar 7,01 kali,” jelasnya.

  • Bagikan
137 views