Malaysia Dukung Rencana Jokowi Kembangkan IKN di Kalimantan

  • Bagikan

Regional.co.id, JAKARTA: Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim mendukung Presiden Jokowi soal investasi di ibu kota negara (IKN) Nusantara. Menurutnya, ada kepentingan Sabah dan Serawak yang perlu diperjuangkan.

“Ini permulaan sikap komitmen kami. Terutama soal investasi IKN Nusantara yang lebih lagi. Karena ada kepentingan Malaysia juga di Sabah dan Serawak,” katanya dalam konferensi pers bersama Presiden Jokowi di Istana Bogor, Senin (9/1).

“Rekan-rekan di Sabah dan Serawak memuji inisiatif ini. Kami akan ambil pendekatan yang positif agar pertumbuhan IKN memberi manfaat juga bagi Sabah dan Serawak,” sambung Anwar.

Anwar merasa ada hubungan persaudaraan dengan Indonesia di mana RI membantu Malaysia ketika Negeri Jiran itu susah. Oleh karena itu, Anwar memilih Indonesia sebagai negara pertama yang dikunjungi setelah resmi terpilih sebagai PM Malaysia.

BACA JUGA:   Dituding Jadi Tempat Pelarian Koruptor Indonesia, Ini Bantahan Menteri Senior Singapura!

Selain mendukung investasi di IKN, Anwar menyoroti soal isu ketenagakerjaan. Menurutnya, di Malaysia memang banyak permasalahan soal ketenagakerjaan, tetapi pihaknya tak ingin hal tersebut membuat hubungan Indonesia-Malaysia renggang.

“Masalah TKI ini yang menggores perasaan saudara-saudara kita di Indonesia. Awal 2020 hukum cambuk dihentikan. Tapi tak cukup itu, kami pastikan terkait agen tenaga kerja jangan ambil kesempatan ini,” jelasnya.

Di lain sisi, ia juga menyinggung soal masalah perbatasan. Anwar menegaskan akan meneliti lebih lanjut soal masalah perbatasan antar kedua negara serumpun tersebut.

Dalam kunjungan ini, Jokowi dan Anwar menyaksikan penandatanganan 8 nota kesepahaman (MoU). Selain itu, ada 11 Letter of Interest (LOI) dari perusahaan Malaysia ke Otorita IKN Nusantara.

BACA JUGA:   Kantor Staf Presiden Tanggapi Pernyataan Mahathir, Jaleswari: Itu Sebagai Pribadi atau Pemerintah?

Lawatan ini merupakan kunjungan perdana Anwar Ibrahim ke Indonesia setelah resmi menjabat sebagai perdana menteri. Ia didapuk sebagai Perdana Menteri Malaysia pada Kamis (24/11).

Anwar memang dekat dengan Indonesia, bahkan sejak ia masih menjadi tokoh reformasi Malaysia. Ia dikenal akrab dengan sejumlah tokoh dan pejabat RI, salah satunya mantan presiden BJ Habibie.

Setelah Anwar dilantik menjadi PM, hubungan Malaysia dan Indonesia kian hangat. Kedekatan itu tercermin sejak Anwar baru saja terpilih menjadi PM. Jokowi menjadi pemimpin negara pertama yang mengucapkan selamat kepada Anwar.

Saat menerima telepon, pemimpin Malaysia itu tampak penuh senyum dan semringah. Anwar bahkan memamerkan momen tersebut melalui video yang ia unggah di berbagai jejaring sosial resmi miliknya.

BACA JUGA:   Singapura Buka Peluang Peternak Kepri Pasok Ayam Hidup

  • Bagikan
29 views