KEK Sanur Jadi Destinasi Wisata Kesehatan Internasional, Erick: Mewujudkan Mimpi Bung Karno!

  • Bagikan
Menteri BUMN Erick Thohir saat meninjau progress KEK Kesehatan Sanur, di Denpasar Bali, Selasa (17/01) bersama Presiden RI Ke-5 Megawati Soekarnoputri, Ketua DPR RI Puan Maharani dan Gubernur Bali.

Regional.co.id, DENPASAR: Menteri BUMN Erick Thohir yakin pembagunan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sanur sebagai KEK Kesehatan pertama di Indonesia mampu meningkatkan perekonomian sekaligus menjadi sebuah langkah makin mengglobalkan Sanur sebagai wisata kesehatan internasional.

Hal itu dikatakannya saat paparan progress KEK Sanur Senin, 16 Januari 2023 di hadapan awak media didampingi oleh Presiden kelima RI Megawati Soekarnoputri, Ketua DPR RI Puan Maharani, dan Gubernur Bali I Wayan Koster.

KEK Sanur yang berlokasi di Kota Denpasar, Provinsi Bali ditetapkan melalui Peraturan Pemerintah Nomor 42 Tahun 2022 untuk menjadi KEK Kesehatan dan KEK Pariwisata.

Dengan luas area sebesar 41,26 hektare dan berada tepat di tepi Pantai Sanur dan Pantai Segara Ayu. KEK Sanur dirancang dapat mengakselerasi sektor kesehatan dan juga sektor pariwisata pada Provinsi Bali. 

BACA JUGA:   8 Tahun Tak Beroperasi, Elen: Status KEK Tanjung Api Api Kami Cabut!

Kawasan ini juga digadang-gadang menjadi sebuah jawaban bagi masyarakat Indonesia yang lebih memilih untuk mendapatkan perawatan medis ke luar negeri karena keterbatasan fasilitas kesehatan di Indonesia.

KEK Kesehatan dan Pariwisata ini dibangun lengkap mencakup bisnis fasilitas kesehatan (rumah sakit dan klinik), akomodasi hotel dan MICE, Etnomedicinal Botanic Garden, dan Commercial Center.

Dulunya Kawasan Sanur dibangun berdasarkan visi pariwisata yang dirintis Presiden pertama Soekarno (Bung Karno) untuk memajukan Indonesia di panggung turisme internasional.

Dan saat ini tengah ditransformasikan Kementerian BUMN untuk menjadi destinasi wisata komprehensif yang menonjolkan wisata kesehatan dan pariwisata.

BACA JUGA:   KEK Sanur, Warisan Soekarno Disulap Jadi Destinasi Wisata Medis Kelas Dunia

Erick Thohir mengatakan, pembangunan KEK Sanur ini mengintegrasikan sektor kesehatan dengan pariwisata bertujuan memberikan layanan kesehatan inklusif, transformasi ekonomi berbasis digital, dan transisi menuju energi berkelanjutan.

Ditambahkan Erick, Pulau Bali memiliki potensi besar untuk menjadi pusat wisata medis di Asia Tenggara sehingga punya dampak luas bagi peningkatan ekonomi masyarakat lokal.

“Kawasan Sanur Bali dipilih tak hanya faktor sejarah dan warisan dari Presiden pertama kita, Soekarno, tapi juga menguatkan kembali ide awalnya. Dengan KEK Kesehatan ini, kita memanfaatkan keindahan Bali untuk melayani pasien mendapatkan pelayanan kesehatan kelas dunia. Hal ini makin mengglobalkan Sanur sebagai wisata kesehatan internasional,” beber Erick di hadapan Megawati.

BACA JUGA:   Pemerintah Setujui 14 PSN Baru, Dua Proyek Dari Kepri!

Hotel Bali Beach atau GIBB sebagai salah satu warisan yang direnovasi di KEK Sanur merupakan hotel rancangan Bung Karno yang dibangun tahun 1963 dan selesai pada tahun 1966.

Dalam pengembangan KEK Sanur yang melibatkan BUMN In Journey, Hotel Indonesia Natour (HIN), Nindya Karya, Indonesia Healthcare Corporation (IHC), dan PP itu jumlah kamar di hotel tersebut akan ditambah dari 246 kamar menjadi 274 kamar dengan konsep bangunan dan kamar yang lebih modern.

  • Bagikan
149 views