Tegas! Jokowi Ingatkan Aparat Pemerintah Tidak Pamer Harta

  • Bagikan

Regional.co.id, JAKARTA: Presiden Joko Widodo mengingatkan seluruh jajaran menteri Kabinet Indonesia Maju dan kepala lembaga mendisiplinkan para bawahannya agar tidak bersikap hedon dan jemawa di media sosial.

Komentar tegas presiden tersebut terkait terkait kasus yang menimpa Kementerian Keuangan (Kemenkeu) terkait perilaku pegawai pajak dan bea cukai yang tengah viral.

Pertama, soal kasus penganiayaan dan pamer harta dan kekayaan yang dilakukan oleh Mario, anak pejabat eselon III Direktorat Jenderal Pajak Rafael Alun Trisambodo. Kedua, terkait pamer kemewahan di media sosial oleh Kepala Bea Cukai Jogja Eko Darmanto.

Jokowi membaca komentar dan kekecewaan yang disampaikan masyarakat di media sosial, sehingga tahu betul apa yang dirasakan oleh rakyat.

BACA JUGA:   Soal Pasal Zina dan Seks Luar Nikah, Ini Komentar Hotman Paris!

“Saya minta seluruh menteri dan kepala lembaga untuk mendisiplinkan aparat dibawahnya,” tegas Jokowi.

Menurutnya, wajar masyarakat kecewa dengan lembaga yang dipimpin oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani tersebut. Pasalnya, ASN seharusnya bertugas melayani dan memberikan kepercayaan terhadap pemerintah kepada publik, bukan malah pamer kekayaan dan kekuasaan.

“Kalau seperti itu ya, kalau menurut saya pantas rakyat kecewa karena pelayanannya dianggap tidak baik. Kemudian aparatnya, perilakunya jumawa dan pamer kuasa, kemudian pamer kekuatan, pamer kekayaan, hedonis,” ujarnya dalam arahan Sidang Kabinet Paripurna, Kamis (2/3).

“Saya tahu betul, mengikuti kekecewaan masyarakat terhadap aparat kita, aparat pemerintah dan hati-hati tidak hanya urusan pajak dan bea cukai, ada kepolisian dan juga aparat hukum lainnya, terhadap birokrasi yang lainnya,” imbuhnya.

BACA JUGA:   Mardani Maming Ditahan di Rutan KPK

Masyarakat belakangan ini memang menyorot Direktorat Jenderal Pajak dan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan. Untuk Ditjen Pajak, sorotan diberikan terkait kasus pamer gaya hidup mewah dan penganiayaan yang dilakukan oleh Mario Dandy Satrio, anak pegawai pajak Rafael Alun Trisambodo.

Sorotan juga diberikan terkait harta jumbo Rafael yang mencapai Rp56 miliar. Sementara itu terkait Direktorat Jenderal Bea Cukai, sorotan diberikan terkait kasus pamer gaya hidup mewah Kepala Kantor Bea Cukai Yogyakarta Eko Darmanto.

  • Bagikan
78 views