Pasar Kerja Merosot, Indeed PHK 2.200 Karyawan

  • Bagikan

Regional.co.id, SAN FRASISCO: Perusahaan aplikasi lowongan kerja Indeed mengumumkan pemutusan hubungan kerja terhadap 2.200 orang karyawan atau sekitar 15% dari total karyawan yang ada pada Rabu (22/03) kemarin.

Chief Executive Officer Indeed Chris Hyams mengatakan bahwa pasar kerja diperkirakan akan terus mendingin. Pada kuartal terakhir, volume pekerjaan yang disponsori turun 33% dari tahun ke tahun, dan total lowongan pekerjaan turun 3,5% di Amerika Serikat.

Menurut Hyams, semakin besar kemungkinan pendapatan perusahaan teknologi bidang HR akan menurun pada tahun fiskal 2023 dan berpotensi turun lagi pada tahun 2024.

“Dengan lowongan pekerjaan di masa depan pada atau di bawah tingkat pra-pandemi, organisasi kami terlalu besar untuk apa yang akan terjadi di masa depan,” tulis Hyams.

BACA JUGA:   Gawat, 15.000 Karyawan Startup di-PHK bulan ini

“Kami telah bertahan lebih lama dari banyak perusahaan lain, tetapi tren pendapatan tidak dapat disangkal. Jadi saya memutuskan untuk bertindak sekarang.”

Hyams mengatakan bahwa dia sendiri akan mengambil potongan 25 persen dari gaji pokok.

Dia mencatat bahwa pemotongan berdampak pada hampir setiap tim, di setiap fungsi, level, dan wilayah, dan perusahaan akan memastikan PHK tidak berdampak secara tidak proporsional terhadap minoritas yang kurang terwakili di Amerika Serikat.

Gelombang PHK terus berlanjut di seluruh industri teknologi AS. Minggu ini, Amazon mengumumkan PHK putaran kedua, berdampak pada tambahan 9.000 karyawan di atas 18.000 pemutusan hubungan kerja sebelumnya.

BACA JUGA:   Habiskan Duit Investor Rp74,8 Miliar Dalam 10 Bulan, Startup Shox Rumahan Bangkrut!

Pekan lalu, Meta juga mengumumkan PHK putaran kedua dengan rencana untuk memangkas 10.000 karyawan lagi, meski memberhentikan 11.000 peran pada November 2022.

  • Bagikan
164 views