Dirundung Masalah, Sritex Ganti Jajaran Direksi dan Komisaris

  • Bagikan

Regional.co.id, JAKARTA: Emiten industri tekstil PT Sri Rejeki Isman Tbk (SRIL) atau Sritex mengumumkan pemberhentian seluruh jajaran dewan komisaris dan direksinya. Keputusan ini setelah adanya posisi kosong pasca meninggalnya Komisaris Utama Susyana Lukminto.

Selain itu, keputusan pemecatan itu juga sebagai langkah lanjutan dari kesepakatan homologasi atas restrukturisasi yang diputuskan pengadilan tanggal 25 Januari 2022 lalu.

Dikutip dari ringkasan risalah RUPSLB, Jumat (24/3/2023), keputusan tersebut diambil dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS-LB) yang dihadiri oleh 13.212.355.802 pemegang saham. Sebanyak 97,99% pemegang saham setuju atas hasil rapat tersebut.

BACA JUGA:   Menko Perekonomian RI Hadiri Munas VIII HKI

“Rapat menyetujui pemberhentian secara hormat seluruh dewan komisaris dan direksi yang lama,” ungkap Corporate Secretary SRIL, Welly Salam.

Dalam rapat yang dilakukan 17 Maret lalu tersebut, Megawati melepas jabatannya sebagai komisaris, disusul pemberhentian Sudjarwadi sebagai komisaris independen.

Seluruh jabatan direksi juga dicopot seperti Iwan Setiawan Lukminto selaku direktur utama, Iwan Kurniawan Lukminto sebagai wakil direktur utama, Allan Moran Severino (direktur keuangan), dan Mira Christina Setiady (direktur umum dan administrasi).

Selain itu, Karunakaran Ramamoorthy juga dicopot dari direktur produksi. Pecopotan juga terjadi pada Eddy Prasetyo (direktur operasional), dan Nasir Tamara Tamimi di pos direktur independen.

BACA JUGA:   Ekonomi Mulai Pulih, Investasi Triwulan II-2022 Capai Rp302 Triliun

Untuk kepengurusan yang baru, manajemen masih mempertahankan nama-nama lama, meski harus berpindah kursi jabatan. Adapun daftar susunan komisaris dan direksi terbaru PT Sri Rejeki Isman Tbk (SRIL) adalah:

Dewan Komisaris
– Komisaris Utama: Iwan Setiawan Lukminto
– Komisaris: Megawati
– Komisaris Independen: Liem Konstantinus

Direksi:
– Direktur Utama: Iwan Kurniawan Lukminto
– Direktur Operasional: Mira Christina Setiady
– Direktur Keuangan: Welly Salam
– Direktur Umum: Supartodi
– Direktur Independen: Regina Lestari Busono
– Direktur Bisnis Benang: Karunakaran Ramamoorthy
– Direktur Bisnis Kain: Sandeep Kr Gautam
– Direktur Bisnis Pakaian Jadi: Theo Khek Thuan

BACA JUGA:   Momentum Kebangkitan Industri Maritim, IMOX 2022 Targetkan Transaksi US$100 Juta

PT Sri Rejeki Isman atau Sritex merupakan emiten tekstil yang telah dikenal luas. Bahkan, produk-produknya mendunia. Sayangnya, baru-baru ini, perusahaan ditimpa kondisi sulit.

Sritex mulai tenggelam karena terbentur gunung utang. Dari catatan CNBC Indonesia, hingga September 2022, total liabilitas SRIL tercatat US$1,6 miliar atau setara dengan Rp24,66 triliun (kurs=Rp15.500/US$).

Total liabilitas tersebut didominasi oleh utang-utang yang memiliki bunga seperti utang bank dan obligasi. Alhasil, bukan tidak mungkin, kejayaan Sritex bakal tinggal nama.

  • Bagikan
89 views