Virgin Galactic Mulai Buka Layanan Wisata Luar Angkasa Pada Juni 2023

  • Bagikan

Regional.co.id, WASHINGTON: Virgin Galactic, perusahaan perjalanan wisata luar angkasa milik Richard Branson, mengumumkan akan melanjutkan misi penerbangan bulan ini dan membuka perjalanan komersial pertama pada Juni mendatang.

Misi lanjutan Unity 25 akan berlangsung pada akhir Mei dengan empat karyawan perusahaan. Mereka adalah awak yang ikut serta dalam penerbangan luar angkasa terakhir perusahaan pada Juli 2021.

“Unity 25 adalah penilaian akhir dari sistem penerbangan luar angkasa penuh sebelum layanan komersial dibuka pada akhir Juni,” kata Virgin Galactic dalam sebuah pernyataan.

Unity 25 akan menjadi perjalanan kelima perusahaan ke luar angkasa sejauh 50 mil atau 80 kilometer di atas permukaan laut.

BACA JUGA:   Virgin Hyperloop Rilis Video Konsep Pertama

Tidak seperti perusahaan lain yang menggunakan roket peluncuran vertikal, Virgin Galactic menggunakan pesawat pengangkut yang lepas landas dari landasan pacu, mencapai ketinggian tinggi, dan menjatuhkan roket pendorong pesawat sebelum meluncur kembali ke Bumi.

Total waktu perjalanan adalah 90 menit, dengan penumpang mengalami beberapa menit tanpa bobot di kabin pesawat luar angkasa. Penerbangan Virgin diluncurkan dari Spaceport America di New Mexico.

Awak untuk misi Unity 25 akan terdiri dari dua pria dan dua wanita: Beth Moses, yang telah mengambil bagian dalam dua penerbangan Virgin Galactic sebelumnya, Jamila Gilbert, Chris Huie dan Luke Mays, yang menghabiskan beberapa tahun melatih astronot NASA. Dua pilot juga ditugaskan di kapal induk dan dua di pesawat luar angkasa.

BACA JUGA:   Imbas Resesi Global, PHK di Sektor Teknologi Tembus 200.000 orang

Penerbangan komersial pertama, Galactic 01, akan menyertakan penumpang dari Angkatan Udara Italia. Program luar angkasa Virgin Galactic telah mengalami penundaan selama bertahun-tahun dan kecelakaan tahun 2014 di mana seorang pilot meninggal.

Perusahaan itu telah menjual 800 tiket untuk penerbangan komersial masa depan – 600 antara tahun 2005 dan 2014 seharga $200.000 hingga $250.000 dan 200 sejak saat itu masing-masing seharga $450.000.

Virgin Galactic bersaing dalam bisnis pariwisata luar angkasa dengan Blue Origin milik pendiri Amazon Jeff Bezos, yang juga menawarkan penerbangan suborbital pendek dan telah mengirim 32 orang ke luar angkasa.

BACA JUGA:   Apple Berencana Pindahkan Produksi MacBook ke Asia, Termasuk Indonesia?

Namun, roket New Shepard Blue Origin telah di-grounded sejak kecelakaan September 2022 yang terjadi tak lama setelah lepas landas dari Texas dalam penerbangan tanpa awak.

Blue Origin mengatakan pada bulan Maret bahwa pihaknya berharap untuk segera melanjutkan penerbangan.

  • Bagikan
59 views