Gawat, Inggris Mulai Dilanda Krisis Baru

  • Bagikan

Regional.co.id, LONDON: Beberapa supermarket di Inggris telah memberlakukan batasan pembelian beberapa buah dan sayuran kepada pelanggan. Hal ini disebabkan oleh kondisi cuaca di Eropa selatan dan Afrika utara yang mengurangi produksi barang tersebut.

Inggris dilaporkan telah mengalami kekurangan tomat, yang kini meluas ke buah dan sayuran lainnya, sehingga mendorong langkah pengecer untuk membatasi penjualan.

Hal ini menyusul kabar dari petani dan pemasok di Maroko melaporkan kondisi buruk, yakni suhu dingin, hujan lebat dan banjir, dalam beberapa minggu terakhir yang berdampak pada volume produksi.

Cuaca buruk, yang juga memengaruhi petani di Spanyol selatan, membuat feri dibatalkan, memperparah masalah pasokan buah dan sayur.

BACA JUGA:   Rusia-Ukraina Berkonflik, Harga Minyak Mentah Tembus US$94 per Barel

“Kondisi cuaca yang sulit di selatan Eropa dan Afrika utara telah mengganggu panen beberapa buah dan sayuran termasuk tomat dan paprika,” kata Andrew Opie dari British Retail Consortium dalam sebuah pernyataan, dikutip AFP, Rabu (22/2/2023).

“Sementara gangguan diperkirakan akan berlangsung beberapa minggu, supermarket mahir dalam mengelola masalah rantai pasokan dan bekerja sama dengan petani untuk memastikan bahwa pelanggan dapat mengakses berbagai produk segar.”

Seorang juru bicara Asda, salah satu supermarket terkemuka di Inggris, mengatakan mengalami tantangan sumber pada beberapa produk yang ditanam di wilayah tersebut.

“Kami telah memperkenalkan batasan sementara sebanyak tiga dari setiap produk pada lini buah dan sayuran dalam jumlah yang sangat kecil, sehingga pelanggan dapat mengambil produk yang mereka cari,” tambahnya.

BACA JUGA:   Tragis! 149 Orang Tewas Dalam Perayaan Helloween di Korsel

Pembatasan akan berlaku untuk tomat, paprika, mentimun, selada, kantong salad, brokoli, kembang kol, dan raspberry.

Sementara itu, supermarket Morrisons mengatakan akan memperkenalkan batasan dua item per pelanggan untuk tomat, mentimun, selada, dan paprika mulai Rabu hari ini. (cnbcindonesia/sys)

  • Bagikan
44 views