Segera Pensiun Dini, PLTU 700 MW Milik PLN Beralih ke PT BA

  • Bagikan

Regional.co.id, JAKARTA: Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) terus mendorong agar proses peralihan aset Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Pelabuhan Ratu berkapasitas 3×350 Mega Watt (MW) milik PT PLN (Persero) ke PT Bukit Asam Tbk (PTBA) dapat terealisasi.

Hal ini dilakukan sebagai upaya PTBA dalam membantu PLN menuju energi bersih. Pasalnya, dengan peralihan ini, usia operasional pembangkit dapat diperpendek dari yang sebelumnya berumur 24 tahun menjadi 15 tahun.

Sekretaris Jenderal Kementerian ESDM Dadan Kusdiana mengungkapkan proses peralihan PLTU Pelabuhan Ratu menjadi salah satu yang didorong oleh Kementerian ESDM. Ini merupakan salah satu pembangkit berbasis batu bara yang akan segera dipensiundinikan.

BACA JUGA:   Kebutuhan Listrik Nongsa Digital Park Diperkirakan Capai 449 MW Pada 2030

“Sekarang menjadi salah satu yang kita dorong,” kata Dadan saat ditemui di Gedung Kementerian ESDM, Jakarta, Selasa (22/8/2023).

PT PLN (Persero) sebelumnya menyebut pengalihan PLTU Pelabuhan Ratu berkapasitas 3×350 MW ke PT Bukit Asam Tbk (PTBA) hingga kini masih berproses. Pasalnya, PTBA harus mendapatkan pendanaan murah untuk proses akuisisi tersebut.

Direktur Transmisi dan Perencanaan Sistem PLN Evy Haryadi mengatakan, proses peralihan PLTU Pelabuhan Ratu masih berkutat pada sumber pendanaan yang saat ini tengah dicari PTBA. Ia pun berharap proses peralihan ini dapat didukung pendanaan dari skema Just Energy Transition Partnership (JETP).

BACA JUGA:   Otorita IKN Kantongi 34.000 Hektar Lahan HPL, Investor Bisa Beli?

“Kalau kita memungkinkan dapat dana dari sana kita dapatkan, intinya yang paling penting sisi PTBA karena mereka yang akan akuisisi, PTBA harus dapat pendanaan murah apakah dari JETP atau tempat lain pendanaannya,” kata dia usai acara 20th Anniversary CFA Society Indonesia “Indonesia’s Transition towards Net Zero”, Kamis (6/7/2023).

Sementara itu, Evy belum mengetahui secara pasti besaran nilai akuisisi yang perlu dikeluarkan oleh PTBA untuk akuisisi PLTU Pelabuhan Ratu. Namun sebelumnya ia sempat memperkirakan nilai pengalihan dari PLTU ini ditargetkan mencapai US$ 400 juta.

“Itu baru pendekatan angka ya, itu perkiraan harga kemudian ada uji tuntas alias due diligence. Kemudian ada transaksi,” ujarnya.

BACA JUGA:   SunCable Raih Pembiayaan Seri-B senilai AUS$210 Juta Untuk Proyek Australia-Asia Powerlink
  • Bagikan
107 views