Perekonomian Provinsi Kepulauan Riau pada 2023 Menguat 5,20%

  • Bagikan

Regional.co.id, BATAM: Ekonomi Provinsi Kepulauan Riau tahun 2023 tumbuh 5,20% dibandingkan 2022 sebesar 5.09%. Penyumbang pertumbuhan pada tahun lalu berasal dari sektor penyediaan akomodasi dan makan minum atau pariwisata sebesar 27,31%, diikuti jasa lainnya sebesar 21,51%, dan sektor informasi dan komunikasi sebesar 19,96%.

Berdasarkan rilis Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kepri, sepanjang tahun 2023, sektor industri pengolahan hanya tumbuh 2,48%, konstruksi 10,80%, dan perdagangan besar dan eceran sebesar 5,78%.

Namun demikian, sektor unggulan ekonomi Kepri tersebut memberikan andil pertumbuhan sepanjang 2023 masing-masing sebesar 1,99% untuk konstruksi dan 1,03% untuk industri pengolahan.

BACA JUGA:   Jumlah Orang Miskin di Batam Naik Terus, BPS: Per Maret 2022 Tercatat 82.590 orang

Distribusi PDRB Kepri pada triwulan IV-2023 menurut lapangan usaha masih didominasi oleh sektor industri pengolahan sebear 40,23%, konstruksi sebesar 23,82%, pertambangan dan penggalian 10,17%, perdagangan besar dan eceran 8,53%, pertanian dan kehutanan 3,03%, dan jasa keuangan dan asuransi 2,62%.

Sementara itu, sektor penyediaan akomodasi dan makan minum atau pariwisata memberikan andil tidak terlalu besar yaitu 1,78%, bersama sektor lain yang berada di bawah 2% yaitu jasa pendidikan, realestate, pengadaan listrik, dan pengadaan air dan pengelolaan sampah.

Dibandingkan kuartal IV-2023 terhadap kuartal III-2023, ekonomi Kepri tumbuh 6,80%, ditopang oleh sektor jasa kesehatan dan kegiatan sosial sebesar 36,69%. Sedangkan jika dibandingkan dengan kuartal IV-2022 yang tumbuh 6,40%, ekonomi Kepri pada kuartal terakhir tahun lalu melambat sebesar 4,45%.

BACA JUGA:   Mantan Gubernur Riau Annas Maamun Ditahan KPK, Terkait Kasus Dugaan Suap Pengesahan RAPBD 2014-2015

Perekonomian Kepulauan Riau tahun 2023 yang diukur berdasarkan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku (ADHB) mencapai Rp331,89 triliun dan atas dasar harga konstan (ADHK) mencapai Rp200,04 triliun. PDRB per kapita Kepulauan Riau pada tahun 2023 mencapai 154,18 juta.

Dari sisi pengeluaran, pertumbuhan ekonomi triwulan IV-2023 tumbuh pada hampir semua komponen. Komponen dengan pertumbuhan tertinggi yaitu komponen pengeluaran Konsumsi Lembaga Non Profit yang Melayani Rumah Tangga (PK-LNPRT) sebesar 15,82%; diikuti komponen Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) sebesar 9,16%; diikuti komponen Pengeluaran Konsumsi Pemerintah (PK-P) sebesar 8,58% dan komponen Pengeluaran Konsumsi Rumah Tangga (PK-RT) sebesar 4,98%. Sementara itu, komponen Net Ekspor mengalami kontraksi sebesar 17,85%.

BACA JUGA:   Proses Evakuasi Berjalan Lancar, Korban Heli Jatuh Dirawat Intensif di RS Bhayangkara

Bila ditinjau dari penciptaan sumber pertumbuhan ekonomi Kepulauan Riau triwulan IV- 2023 (y-on-y), komponen yang memiliki andil pertumbuhan tertinggi adalah komponen PMTB dengan andil sebesar 3,60%; diikuti komponen PK-RT dengan andil sebesar 1,90%.

  • Bagikan
57 views