Kajian Fiskal Regional (KFR) Provinsi Kepri Tahun 2022

  • Bagikan

Perbandingan target indikator kinerja pembangunan antara RKP dan RKPD Kepulauan Riau pada tahun 2022. Indikator kinerja pembangunan pada RKPD Kepri yang ditetapkan lebih tinggi dibanding RKP adalah inflasi (RKPD 3,5 ± 1, RKP 3,7), IPM (RKPD 76,7, RKP 73,41-73,46), Pengangguran ((RKPD 10,1, RKP 5,5-6,3). Sedangkan Indikator kinerja pembangunan yang ditetepkan lebih rendah adalah pertumbuhan ekonomi (RKPD 3,7, RKP 5,2-5,8), Kemiskinan (RKPD 6,01, RKP 8,5-9,0), Rasio Gini (RKPD 0,332, RKP 0,376-0,378).

Tantangan ekonomi Kepri antara lain, sebaran investasi tidak merata yang masih terpusat di Kota Batam, kuantitas dan kualitas infrastruktur belum memadai karena kesulitan konektivitas antar pulau, penurunan jumlah produksi perikanan budidaya, peningkatan jumlah penduduk usia kerja dari 1.767.979 jiwa pada tahun 2021 menjadi 1.827.295 jiwa pada tahun 2022.

BACA JUGA:   Kajian Fiskal Regional (KFR) Provinsi Kepri Tahun 2023

Tantangan Sosial Kepri antara lain, kondisi demograsi dengan penyebaran penduduk terkonsentrasi di Kota Batam. Terkait IPM, masyarakat masih belum dapat mengakses layanan Pendidikan formal maupun nonformal. Belum optimalnya partisipasi masyarakat untuk menempuh pendidikan menengah, Angka Partisipasi Kasar (APK) sebesar 96,02%, Angka Partisipasi Murni (APM) sebesar 77,2%, Angka Putus Sekolah sebesar 0,4%.

Simak laporan perkembangan fiskal provinsi Kepulauan Riau tahun 2022 yang disusun oleh Kanwil Direktorat Jenderal Perbendaharaan Kementerian Keuangan – Provinsi Kepri.

DOWNLOAD DISINI: https://shorturl.at/chJLM

  • Bagikan
90 views