Keputusan RUPST, Bank Mandiri Bagi-Bagi Dividen Rp33,04 Triliun

  • Bagikan

Regional.co.id, JAKARTA: Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. memutuskan membagikan 60% dari laba tahun buku 2023 atau senilai Rp 33,04 triliun.

Dengan demikian investor akan mendapatkan Rp 353,96 per saham. 

Sementara itu, sebesar Rp 22,02 triliun atau 40% dari laba bersih akan dialokasikan sebagai laba ditahan. 

Bila dirinci, pemerintah sebagai pengendali emiten bersandi BMRI akan menerima Rp 17,18 triliun yang akan disetorkan ke rekening kas umum negara. 

Adapun, pada tahun lalu bank bersandi saham BMRI ini membagikan dividen senilai Rp 24,7 triliun dari laba bersih tahun buku 2022. Sehingga, pemegang saham memperoleh Rp 529,34 per lembar saham. 

BACA JUGA:   Dirundung Masalah Berkepanjangan, Jokowi Restui Pembubaran PT PANN

Sebagai informasi, Bank Mandiri mengantongi laba Rp 55,1 triliun sepanjang 2023, naik 33,7% secara tahunan (yoy). Capaian ini ditopang oleh pertumbuhan kredit di seluruh segmen. 

Kredit korporasi per 31 Desember 2023 mencapai Rp 490 triliun, tumbuh 18,3% yoy. Selain itu, kredit komersial juga menorehkan kinerja positif dengan pertumbuhan tertinggi dibandingkan dengan segmen lain yaitu sebesar 21,2% yoy menjadi Rp 238 triliun.

Kemudian segmen SME naik 14% yoy menjadi Rp 77 triliun dan mikro tumbuh 10,4% yoy menyentuh Rp 168 triliun.

Pertumbuhan tersebut juga diimbangi dengan kualitas aset yang terus membaik. Pada akhir 2023, rasio nonperforming loan (NPL) Bank Mandiri secara bank only turun sebesar 86 basis poin (bps) dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu ke level 1,02%.

BACA JUGA:   Penutupan Pasar: Rupiah Menguat ke Rp 14.240/US$

Meski NPL relatif menurun, perseroan tetap menjaga rasio pencadangan (NPL coverage ratio) di level konservatif yakni sebesar 384%.

  • Bagikan
121 views