Status Special Financial Zones Jadi Penyelamat Forest City Johor

  • Bagikan
Forest City di Negara Bagian Johor , Malaysia

Regional.co.id, JOHOR BAHRU: Pemerintah Malaysia menetapkan status zona khusus keuangan (special financial zones) di Forest City, Johor Bahru sebagai langkah strategis meningkatkan daya saing kawasan tersebut.

Penetapan itu diumumkan pada 23 Agustus 2023 lalu. SFZ dimaksudkan untuk menurunkan biaya menjalankan bisnis dengan menawarkan beberapa insentif dan perluasan manfaat yang sebelumnya tersedia di Iskandar Malaysia hingga mencakup Forest City.

Insentif utamanya mencakup tarif pajak penghasilan khusus sebesar 15 persen untuk pekerja terampil dan ketentuan visa masuk ganda, yang bertujuan untuk menarik dan mempertahankan talenta dan bisnis di wilayah tersebut.

“Saya yakin hal (status baru) ini akan menarik banyak perusahaan yang mengalami biaya operasional tinggi di Singapura,” kata Anwar saat penetapan status SFZ di Forest City, tahun lalu.

Dalam acara Madani Aidilfitri 2024 di Kuala Lumpur, Anwar kembali menegaskan keseriusan pemerintah dalam mengembalikan daya saing kawasan Forest City setelah sempat diterpa isu yang berakibat terhentinya rencana pengembangan kawasan tersebut.

BACA JUGA:   Rudi Terpilih Secara Aklamasi, Pimpin ISSI Kepri Periode 2022-2026

Forest City diresmikan oleh Perdana Menteri Malaysia Najib Razak pada tahun 2016, dengan persetujuan Sultan Johor. Forest City merupakan perusahaan patungan antara Esplanade Danga 88, afiliasi anak perusahaan pemerintah negara bagian Kumpulan Prasarana Rakyat Johor (KPRJ), dan perusahaan patungan, Country Garden Holding Ltd (CGPV), dengan Country Garden PacificView (CGPV) memegang 60 persen saham, sedangkan KPRJ memegang 40 persen saham lainnya.

Proyek tersebut diproyeksikan menyedot investasi total hingga US$100 miliar atau Rp1.600 triliun hingga 2035 mendatang.

Namun dalam perjalanannya, Forest City tidak berkembang sebagaimana diharapkan. CGPV dilanda krisis hutang yang menggunung hingga US$197 miliar atau setara Rp3.152 triliun dan kebijakan pemerintah China yang membatasi nilai investasi properti di luar China.

BACA JUGA:   Bukan Malaysia dan Indonesia, Ternyata ini Negara Eksportir Ayam Terbesar ke Singapura!

Dampaknya, rencana investasi Forest City pun tersendat walaupun hingga kini penjualan properti di kawasan tersebut sudah mencapai 70%. Predikat sebagai kota hantu atau Ghost City pun melekat di Forest City karena properti yang ada di sana nyaris tidak berpenghuni.

Properti Mulai Terjual

Forest City terdiri dari empat pulau untuk pengembangan residensial, leisure, komersial, dan industri termasuk rencana membuat fasilitas kepabeanan dan imigrasi sendiri sehingga memudahkan penghuni jika ingin jalan-jalan ke Singapura.

Dari delapan fase pengembangan yang direncanakan, hanya satu pulau yang telah berhasil direklamasi dan properti yang sudah diserahterimakan sebanyak 20.000 unit dari total 700.000 unit yang akan dibangun hingga tahun 2035 mendatang.

Kendati sempat bermasalah, namun Kesultanan Johor tetap berkomitmen merawat aset yang sudah terbangun di Forest City. Kawasan tersebut berada di bawah pengelolaan Dewan Kota Iskandar Putrie dan Badan Pembangunan Daerah Iskandar.

BACA JUGA:   Lulus Fit and Proper Test, Andika Perkasa Jadi Panglima TNI

Ketua Komite Perumahan Negara dan Pemerintah Daerah Jafni Shukor menyebutkan banyak properti yang tidak terjual selama 3-4 tahun terakhir kini sudah mulai terjual kembali.

“Contohnya di Forest City, yang oleh masyarakat disebut sebagai ‘kota hantu’, banyak masyarakat yang tidak mengetahui bahwa 70% properti di sana telah terjual,” ujarnya kepada wartawan usai Open House Hari Raya Aidilfitri di Hutan Bandar Kulai, Sabtu (20 April).

Dia mengatakan pemerintah negara bagian berkomitmen untuk mengatasi masalah properti yang tidak terjual.

Dalam hal lain, beliau mengatakan inisiatif pemerintah negara bagian untuk meningkatkan efisiensi proses kerja dan tata kelola untuk mengurangi birokrasi dalam sistem penyelenggaraan pemerintahan dapat menjadi katalis untuk kemajuan lebih lanjut.

  • Bagikan
76 views