Sah Jadi Presiden dan Wakil Presiden, Ini 10 Janji Politik Prabowo-Gibran!

  • Bagikan

Regional.co.id, JAKARTA: Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka telah ditetapkan oleh KPU sebagai presiden dan wakil presiden terpilih 2024-2029 melalui rapat pleno di Kantor KPU, Jakarta Pusat pada Rabu, 24 April 2024. 

Pasangan Prabowo-Gibran mengalahkan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar dan Ganjar Pranowo-Mahfud Md dalam Pilpres 14 Februari 2024 dan sidang sengketa Pilpres di Mahkamah Konstitusi, 22 April 2024.

Mereka akan dilantik pada 20 Oktober 2024 sesuai dengan Peraturan KPU Nomor 3 Tahun 2022 tentang Tahapan dan Jadwal Penyelenggaraan Pemilihan Umum Tahun 2024. 

Sambil menunggu mereka resmi memimpin, ada baiknya masyarakat Indonesia merunut kembali sejumlah janji politik pasangan ini yang diucapkan dalam kampanye.

1. Makan Siang Gratis

Salah satu program unggulan Prabowo-Gibran adalah makan siang dan susu gratis untuk anak sekolah di seluruh Indonesia. Berdasarkan catatan Tempo, Prabowo menaksirkan anggaran yang dibutuhkan untuk mewujudkan program ini adalah sekitar Rp 460 triliun. 

“Sekitar Rp460 triliun lebih. Everybody will ask, uangnya dari mana? APBN sekarang, alokasi untuk Bansos itu adalah Rp 493 triliun, hampir Rp 500 triliun. Apakah itu tidak termasuk bantuan sosial? The answer is so easy. Apakah memberi makan anak-anak sekolah tidak termasuk bidang pendidikan?” kata Prabowo di acara Trimegah Political and Economic Outlook 2024 di The Ritz Carlton Pacific Place, Rabu, 31 Januari 2024.

Berdasarkan dokumen visi-misi Prabowo-Gibran, program ini menargetkan lebih dari 80 juta penerima manfaat dengan cakupan 100% pada tahun 2029. Adapun makan siang dan susu gratis ini diberikan kepada siswa prasekolah, sekolah dasar (SD), sekolah menengah pertama (SMP), sekolah menengah atas (SMA), dan pesantren. Ada juga bantuan gizi yang diberikan kepada ibu hamil dan balita di seluruh Indonesia untuk meningkatkan kesehatan dan membantu ekonomi keluarga.

BACA JUGA:   Imbas Kasus Promo Miras, 36 Outlet Holywings di Indonesia Tutup!

2. Petumbuhan Ekonomi 8%

Prabowo Subianto menjanjikan ekonomi Indonesia akan meroket hingga level 8% jika dia terpilih menjadi Presiden RI.

Dia menjelaskan sistem perekonomian Indonesia saat ini sudah berjalan baik, begitu pun dengan sistem perpolitikan yang menyangkut azas demokrasi. Dia mengakui memang ada kekurangan, namun hal itu bisa diperbaiki.

“Jadi dengan permintaan yang naik, daya beli yang naik, ekonomi kita tumbuh, tadi saya optimis saya sampaikan 7-8% with in 3-4 year right,” ungkap Prabowo di Mandiri Investment Forum 2024 di Jakarta, Selasa (5/3/2024).

3. Pemeriksaan Kesehatan Gratis

Pasangan capres-cawapres yang diusung oleh Koalisi Indonesia Maju ini juga berjanji akan menyelenggarakan pemeriksaan kesehatan gratis, menurunkan kasus tuberkulosis (TBC) hingga 50 persen dan membangun rumah sakit lengkap berkualitas di kabupaten. Adapun program ini dibuat untuk memastikan kualitas hidup manusia di Indonesia terjaga.

“Pemeriksaan kesehatan bertujuan untuk meningkatkan kesadaran kesehatan dan pencegahan penyakit dengan pemeriksaan kesehatan tekanan darah, kadar gula darah, dan rontgen paru. Target pemberantasan TBC adalah mengurangi kasus TBC sebanyak 50% pada tahun 2029. Rumah sakit berkualitas akan didirikan di seluruh kabupaten dengan dukungan dan insentif yang menarik bagi dokter ahli yang akan bertugas di sana,” tulis Prabowo-Gibran dalam dokumen visi-misinya.

4. Menaikkan Gaji ASN, TNI/POLRI, dan Pejabat Negara

Menurut Prabowo-Gibran, pelayanan publik yang baik akan terlaksana bila aparatur sipil negara (ASN) terutama guru, dosen, dan tenaga kesehatan, tentara nasional Indonesia, kepolisian Republik Indonesia, dan pejabat negara berada dalam kondisi sejahtera. 

Oleh karena itu, pasangan calon nomor urut dua ini pendapatan bahwa gaji pelayan publik itu perlu ditingkatkan secara layak. Kebijakan penggajian diarahkan pada upah minimum provinsi (UMP) dengan rentang gaji tertinggi mengacu pada jabatan profesional, meski pelaksanaan dilakukan bertahap sesuai kemampuan keuangan negara.

BACA JUGA:   Aksi Keprihatinan Civitas Akademika ITS, Presiden Jokowi Dituntut Jaga Demokrasi

5. Melanjutkan Dana Desa , BLT, dan Rumah Murah

Membangun dari desa menjadi strategi utama dalam pembangunan nasional Prabowo-Gibran. Untuk itu, mereka berpendapat program terkait pembangunan desa yang sudah dilaksanakan harus dilanjutkan dan ditingkatkan.

Di program tersebut termasuk membangun rumah murah dengan sanitasi baik untuk masyarakat yang membutuhkan, menyalurkan dana desa secara langsung, dan dana kelurahan. Ditargetkan untuk dapat membangun/ merenovasi rumah sebanyak 40 rumah per desa/kelurahan per tahun dengan total nasional mencapai 3 juta rumah mulai pada tahun kedua.

6. Kartu Perlindungan Sosial

Adanya kemiskinan absolut menunjukkan pembangunan ekonomi yang belum optimal dan belum merata. Oleh karena itu, Prabowo-Gibran merasa negara wajib memberikan perlindungan sosial untuk warga miskin. Hal ini diwujudkan dengan melanjutkan dan menambahkan berbagai program kartu kesejahteraan.

Beberapa program kartu kesejahteraan tersebut adalah Kartu Indonesia Sehat (KIS), KIS Lansia, Kartu Indonesia Pintar, Kartu Sembako, Kartu Prakerja, MEKAR, dan Program Keluarga Harapan akan dilanjutkan dan menambahkan Kartu Anak Sehat. Selain itu ada juga program Kredit Usaha Tani -Peternakan, -Perikanan, -Perkebunan, -Produksi Pangan Rakyat, -Nelayan, -Pesisir, -Industri Hilir UKM, Kredit untuk usaha Start Up dan kredit untuk para millenial. 

7. Meningkatkan Produktivitas Lahan Pertanian

Untuk mencapai cita-cita swasembada pangan, Prabowo-Gibran berjanji akan mencetak dan meningkatkan produktivitas lahan pertanian dengan lumbung pangan desa, daerah, dan nasional. adapun peningkatan produktivitas lahan pertanian ini melalui berbagai program intensifikasi dan ekstensifikasi lahan.

“Kedua program tersebut dilakukan di level desa, kecamatan, kabupaten/ kota, dan nasional secara lebih efektif, terintegrasi, dan berkelanjutan dengan komoditas padi, jagung, kedelai, singkong, tebu, sagu, dan sukun. Ditargetkan minimal tambahan 4 juta ha luas panen tanaman pangan tercapai pada tahun 2029,” bunyi dokumen visi-misi Prabowo-Gibran.

BACA JUGA:   Kelola Pulau Kecil Tanpa Izin, KKP Bekukan Izin Resort Pulau Bawah

8. Membangun 300 Fakultas Kedokteran dan Beasiswa 20 Ribu Pelajar

Dalam debat kelima Capres-Cawapres, Prabowo penah menyampaikan akan membangun 300 Fakultas Kedokteran jika dia terpilih sebagai Presiden RI Periode 2024-2029. Dia menyebutkan saat ini Indonesia baru memiliki 92 Fakultas Kedokteran saja.

Hal ini dilakukan untuk mengatasi kekurangan sumberdaya dokter di Indonesia yang mencapai 140.000 dokter.

Selain itu, untuk meningkatkan kualitas pendidikan dasar dan menengah, meningkatkan kualitas lulusan dan infrastruktur sekolah dan sarana pendukungnya, pasangan capres cawapres nomor urut dua ini berjanji akan dibangun sekolah-sekolah unggulan di setiap kabupaten. 

Sekolah unggulan yang akan dibangun itu mengikuti model sekolah unggulan tanpa asrama (non-boarding school) dan asrama, serta terintegrasi dari sekolah dasar hingga ke menengah atas. Selain itu, akan dilakukan juga perbaikan untuk sekolah-sekolah yang saat ini dalam kondisi kurang dan tidak layak.

9. Kebijakan Hilirisasi Untuk Kesejahteraan Negara

Dalam setiap kesempatan, Prabowo menyatakan akan melanjutkan program hilirisasi yang telah dimulai oleh Presiden Joko Widodo. Hilirisasi akan diperluas tidak hanya di sektor tambang mineral saja, tapi juga untuk komoditas perkebunan seperti sawit.

Prabowo berkeyakinan program hilirisasi komoditi mentah akan memberikan dampak positif bagi peningkatan penerimaan negara dan kesejahteraan masyarakat.

10. Mendirikan Badan Penerimaan Negara

Untuk meningkatkan penerimaan negara dari dalam negeri, dibutuhkan terobosan konkret dari pemerintah. Oleh karena itu, Prabowo Gibran berjanji akan didirikan Badan Penerimaan Negara (BPN) yang ditargetkan mampu meningkatkan rasio penerimaan negara terhadap produk domestik bruto (PDB) mencapai 23 persen.

  • Bagikan
39 views