Butuh Rp253 Triliun Per Tahun, Prabowo Yakin Program Makan Siang Gratis Bisa Terwujud!

  • Bagikan

Regional.co.id, DOHA: Prabowo Subianto yakin Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) mampu membiayai program ungggulan pemerintahannya yaitu makan siang dan susu gratis.

Presiden terpilih itu menegaskan komitmennya agar program unggulannya dapat segera berjalan setelah dia dilantik pada 20 Oktober mendatang.

Berbicara di acara Qatar Economic Forum di Doha, Qatar, dikutip dari kanal YouTube Bloomberg, Kamis (16 Mei), Prabowo yakin mampu menjaga defisit APBN di bawah 3 persen saat mengalokasikan anggaran untuk program makan siang gratis.

Prabowo mengatakan angka 3 persen itu adalah sesuatu yang arbitrer. Namun dia tidak berencana mengubahnya.

BACA JUGA:   Jadi Calon Tunggal Gubernur BI, Ini Alasan Jokowi Tetap Pilih Perry Warjiyo!

Menteri Pertahanan itu tidak terlalu cemas APBN akan jebol karena Indonesia merupakan salah satu negara yang memiliki tingkat rasio utang terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) terendah di dunia.

Dia menekankan Indonesia adalah negara yang mengedepankan prinsip hati-hati dalam mengelola fiskalnya.

“Kita punya tradisi pengelolaan fiskal yang hati-hati. Indonesia adalah salah satu negara yang memiliki rasio utang  terendah terhadap PDB, di dunia. Jadi sekarang saya rasa ini waktunya untuk kebijakan yang lebih berani, tentunya dalam tata pemerintahan yang baik,” kata Prabowo.

Tingkat rasio utang Indonesia terhadap PDB saat ini di bawah 40 persen.

BACA JUGA:   Presiden Jokowi: Tahun Depan Akan Semakin Sulit!

“Kami menghitung itu, ada metode untuk refocusing dan mengurangi anggaran untuk program yang tidak esensial. Ini adalah persoalan efisiensi, tata kelola, pengaturan dan manajemen yang baik,” Prabowo menuturkan rencananya.

Ketua Umum Partai Gerindra itu menekankan bahwa program makan siang gratis ini adalah upaya dirinya untuk menuntaskan persoalan gizi buruk yang melanda anak-anak Indonesia.

Program makan siang gratis ini bertujuan tidak ada lagi rakyat yang kelaparan.

Anggaran makan siang gratis Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka diproyeksikan mencapai Rp 253,8 triliun per tahun atau 14 persen dari APBN untuk 70,5 juta anak.

BACA JUGA:   Proyeksi Penduduk Indonesia 2045 Capai 324 Juta Jiwa, Bappenas: Usia Tua Naik 14,6%

Program ini akan menyasar 22,3 juta balita, 7,7 juta siswa taman kanan-kanak (TK), 28 juta siswa Sekolah Dasar (SD), serta 12,5 juta SMP yang akan masuk dalam program ini.

Pemerintah telah menetapkan anggaran senilai Rp 15.000 per anak untuk program makan siang gratis itu. (cna.com/mrh)

  • Bagikan
30 views