AztraZeneca Berencana Membangun Fasilitas ADC Senilai US$1,5 Miliar di Singapura

  • Bagikan
xr:d:DAF_O58Vnfg:9,j:9065042220074980024,t:24031814

Regional.co.id, SINGAPORE: AstraZeneca mengumumkan rencana membangun fasilitas konjugat obat antibodi (antibody drug conjugate/ADC) baru senilai $1,5 miliar di Singapura.

Fasilitas baru ini didukung oleh Singapore Economic Development Board (EDB) dan akan menjadi lokasi produksi ADC end-to-end pertama milik perusahaan.

ADC mengirimkan agen pembunuh kanker yang sangat kuat langsung ke sel kanker dan memerlukan beberapa langkah proses, termasuk produksi antibodi, sintesis obat dan penghubung, konjugasi penghubung obat ke antibodi, dan pengisian ADC yang telah selesai.

Di antara kandidat obatnya, AstraZeneca memiliki enam ADC yang dimiliki sepenuhnya di klinik dan lainnya dalam pengembangan praklinis.

BACA JUGA:   Bangun Pabrik Keempat di Batang, Nestle Kucurkan Rp3,3 Triliun

“AstraZeneca telah membangun portofolio obat-obatan kanker yang terdepan di industri termasuk konjugat obat antibodi yang telah menunjukkan potensi besar untuk menggantikan kemoterapi tradisional bagi pasien di banyak tempat,” kata Pascal Soriot, CEO AstraZeneca, dalam siaran persnya.

Menurut dia, Singapura adalah salah satu negara paling menarik di dunia untuk investasi mengingat reputasinya yang unggul dalam bidang manufaktur yang kompleks, dan perusahaan sangat antusias menempatkan fasilitas manufaktur ADC senilai $1,5 miliar di negara tersebut.

“Kami menyambut baik keputusan AstraZeneca untuk membangun kehadiran manufaktur di Singapura untuk pertama kalinya. Hal ini juga akan menjadi yang pertama bagi AstraZeneca—fasilitas manufaktur menyeluruh untuk konjugat obat antibodi baru yang memungkinkan terapi presisi untuk kanker,” kata Png Cheong Boon, Chairman, EDB, dalam rilisnya.

BACA JUGA:   Ribuan Pekerja Sektor Tambang Terancam PHK Jika Pemerintah Lakukan Ini!

“Investasi greenfield ini menunjukkan kepercayaan yang kuat terhadap kemampuan dan bakat manufaktur biofarmasi Singapura, memperkuat ekosistem kami dalam mendukung pengembangan dan pembuatan obat-obatan yang presisi, serta menciptakan lapangan kerja dan peluang ekonomi yang berarti bagi Singapura. . Kami menantikan kemitraan yang sukses dengan AstraZeneca,” ujarnya.

AstraZeneca akan bekerja sama dengan pemerintah Singapura dan mitra lainnya dalam solusi keberlanjutan untuk fasilitas ADC baru. Perusahaan berencana agar fasilitas tersebut memiliki emisi karbon nol. Pembangunan fasilitas baru tersebut akan dimulai pada akhir tahun 2024 dengan target beroperasi penuh pada tahun 2029.

  • Bagikan
53 views