Penyesuaian Tarif Listrik Batam Dan Keberlanjutan Bisnis Energi

  • Bagikan

Regional.co.id, BATAM: PT Pelayanan Listrik Nasional (PLN Batam), sebagai penyedia layanan listrik utama di Pulau Batam dan Bintan, mulai memberlakukan penyesuaian tarif listrik sejak 1 Juli 2024 ini. Penyesuaian tarif ini merupakan langkah strategis untuk memastikan keberlanjutan operasional dan peningkatan kualitas layanan listrik kepada seluruh pelanggan.

Penyesuaian tarif listrik ini didorong oleh beberapa faktor krusial. Pertama, kenaikan harga bahan bakar primer secara global yang secara langsung berdampak pada biaya produksi listrik. Selama beberapa tahun terakhir, harga bahan bakar telah mengalami fluktuasi signifikan, mempengaruhi stabilitas biaya operasional.

Kedua, tingkat inflasi yang meningkat turut mempengaruhi biaya operasional perusahaan secara keseluruhan. Ketiga, fluktuasi kurs dolar terhadap rupiah yang menunjukkan tendensi meningkat hingga beberapa waktu ke depan, serta yang tidak kalah strategisnya adalah kebutuhan untuk investasi berkelanjutan dalam infrastruktur jaringan listrik untuk memastikan keandalan dan efisiensi distribusi listrik ke pelanggan.

“Kami memahami bahwa penyesuaian tarif ini mungkin menimbulkan kekhawatiran di kalangan pelanggan. Oleh karena itu, kami menyediakan informasi lebih detail mengenai tarif baru dan simulasi tagihan melalui situs resmi kami di www.plnbatam.co.id atau melalui layanan pelanggan di contact centre 123. Kami berkomitmen untuk transparan dalam proses ini dan siap membantu pelanggan dalam memahami dampak penyesuaian tarif ini,” ujar Zulhamdi, Sekretaris Perusahaan PT PLN Batam, awal pekan ini.

BACA JUGA:   Tetap Bangun 200 PLTU Baru, Asia Jadi Sorotan KTT Iklim COP26

Penerapan tariff adjustment triwulan III 2024 PT PLN Batam berkisar antara 6,00-9,83% hanya menyasar 11 dari 23 golongan pelanggan. Pemerintah dalam hal ini Kementerian Energi dan SDM sangat berhati-hati dalam menerapkan tariff adjustment dengan tetap menjaga daya saing industri di Batam sehingga sebagian golongan tarif Batam masih di bawah Biaya Pokok Penyediaan tenaga listrik.

Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Jisman P. Hutajulu mengatakan bahwa parameter ekonomi makro yang digunakan untuk tariff adjustment triwulan III 2024 telah berubah signifikan dari asumsi ekonomi tahun 2017.

“Perubahan tersebut diantaranya kurs sebesar Rp15.656,22/USD dari Rp13.300/USD, harga gas sebesar 6,39 USD/MMBTU dari 5,8 USD/MMBTU, dan harga batubara sebesar 65,90 USD/ton dari 58 USD/ton,” ujarnya di Jakarta, Jumat (28/6).

Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menetapkan penyesuaian tarif tenaga listrik (tariff adjustment) PT. PLN Batam yang semenjak tahun 2017 belum pernah memberlakukan penyesuaian tarif.

Investasi dalam Infrastruktur dan Layanan

BACA JUGA:   3 Peritel Listrik Berhenti, SP Group Jamin Tidak Ada Pemadaman Listrik Di Singapura

Selain penyesuaian tarif, menurut Zulhamdi, PLN Batam juga harus terus berinvestasi dalam pengembangan dan pemeliharaan infrastruktur listrik. Investasi ini meliputi peningkatan jaringan distribusi, pembaruan teknologi, serta pengembangan sumber energi terbarukan.

“Kami percaya bahwa dengan investasi yang tepat, kami dapat meningkatkan keandalan dan kualitas layanan, serta mendukung program pemerintah untuk menciptakan energi yang lebih bersih dan berkelanjutan,” paparnya.

Komitmen terhadap Keberlanjutan

Zulhamdi menegaskan, komitmen Perusahaan untuk terus memberikan layanan terbaik kepada pelanggan. Penyesuaian tarif ini adalah langkah yang diperlukan untuk memastikan keberlanjutan operasional Perusahaan dan untuk terus berinvestasi dalam peningkatan kualitas layanan.

PLN Batam berencana untuk meningkatkan bauran energi baru terbarukan pada 2028 dengan memanfaatkan kelebihan daya di wilayah Sumatera dengan melakukan interkoneksi Sumatera – Batam dengan tambahan daya baru sebesar 300 MW. Daya Listrik sebesar itu diperoleh melalui pembangkit Listrik tenaga air (PLTA) yang berada di Sumatera.

Komitmen PLN Batam untuk mendukung inisiatif energi terbarukan yang sejalan dengan visi pemerintah untuk masa depan yang lebih hijau.

“Seiring dengan penyesuaian tarif, kami juga melakukan berbagai langkah efisiensi operasional. Ini termasuk optimalisasi proses bisnis, penerapan teknologi terbaru untuk meningkatkan efisiensi produksi dan distribusi listrik. Dengan langkah-langkah ini, kami berharap dapat meminimalkan dampak kenaikan biaya kepada pelanggan,” ujar Zulhamdi.

BACA JUGA:   Top 10 World Port Operator, PSA Singapore Nomor 1, Pelindo Nomor Berapa?

Transparansi dan Komunikasi Terbuka

Dalam upaya meningkatkan relasi yang lebih erat dengan pelanggan, PT PLN Batam memahami pentingnya komunikasi yang terbuka dan transparan dengan pelanggan. Oleh karena itu, Perusahaan telah menyiapkan berbagai saluran komunikasi untuk menjelaskan alasan dan dampak penyesuaian tarif ini kepada seluruh golongan pelanggan.

“Pelanggan dapat mengakses informasi melalui situs web resmi, media sosial, serta layanan pelanggan kami. Kami juga mengadakan sesi sosialisasi dan konsultasi bagi pelanggan yang membutuhkan penjelasan lebih lanjut,” ujar Zulhamdi.

“Kami mengajak semua pelanggan untuk turut serta dalam upaya penghematan energi. Penggunaan listrik yang efisien tidak hanya membantu mengurangi biaya tagihan, tetapi juga berkontribusi dalam menjaga keberlanjutan lingkungan. Kami menyediakan berbagai tips dan panduan penghematan energi yang dapat diakses melalui situs web kami.”

Dia mnengaskan PLN Batam berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan dan memberikan yang terbaik bagi pelanggan. “Penghargaan dan apresiasi kami sampaikan kepada pelanggan yang telah setia bersama kami dalam perjalanan ini,” ujar Zulhamdi. (mtn)

  • Bagikan
392 views